Breaking News

Home / Surabaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:57 WIB

Antrean Mengular di Samsat Trosobo, Dugaan “Jalur Kilat” Memantik Sorotan

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Tinombala.com, Sidoarjo — Sejak pagi, antrean warga sudah mengular di halaman Samsat Trosobo. Mereka datang membawa berkas kendaraan, berharap urusan pembayaran pajak selesai tanpa hambatan. Kenyataannya berbeda.

Ratusan orang terlihat menunggu berjam-jam. Dari satu loket ke loket lain, proses administrasi terasa lambat dan berbelit. Sebagian warga berdiri berdesakan, sebagian lagi duduk di sudut ruangan sambil menggenggam map berisi dokumen kendaraan.

Namun di tengah antrean panjang itu, muncul pemandangan yang memancing tanda tanya.

Beberapa orang terlihat keluar masuk ruangan petugas sambil membawa map tebal. Mereka tidak tampak bergabung dalam antrean warga di loket pelayanan. Aktivitas itu terjadi berulang kali cepat, singkat, dan nyaris tanpa menunggu.
Kontras dengan warga yang harus menghabiskan waktu berjam di antrean.

Pemandangan ini memunculkan dugaan di kalangan masyarakat bahwa ada jalur pengurusan berkas yang berjalan lebih cepat di balik pintu ruangan pelayanan.

Bagi warga yang menunggu lama, situasi tersebut terasa seperti ironi. Ketika sebagian masyarakat harus mengikuti prosedur panjang, berkas lain tampak bergerak jauh lebih cepat di dalam ruangan petugas.

Persoalan itu semakin memanas ketika temuan tersebut mulai dipantau dan diliput oleh awak media.

Alih-alih memperoleh penjelasan terbuka, sejumlah jurnalis yang berada di lokasi mengaku mendapat tekanan dari oknum anggota lalu lintas di lingkungan Polresta Sidoarjo.

Baca Juga:  Merajut Ulang Kebersamaan Pascalebaran di DLH Buol

Tekanan itu diduga berkaitan dengan upaya pemberitaan mengenai dugaan adanya jalur cepat dalam pengurusan berkas di Samsat Trosobo.
Situasi ini memunculkan pertanyaan baru yang lebih serius.

Mengapa ketika dugaan ketidakberesan pelayanan publik mulai terungkap, justru muncul upaya menekan pihak yang melakukan peliputan?

Bagi masyarakat, persoalan ini tidak lagi sekadar tentang antrean panjang. Masalah tersebut telah menyentuh isu yang lebih mendasar, keadilan dalam pelayanan publik serta keterbukaan terhadap pengawasan.

Jika benar ada berkas yang diproses melalui jalur berbeda, kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan bisa runtuh.

Dan jika benar terjadi tekanan terhadap media yang melaporkan temuan tersebut, maka kekhawatiran terhadap transparansi dalam pelayanan publik semakin menguat.

Kini publik menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait di lingkungan Polresta Sidoarjo mengenai dua hal yang menjadi sorotan: dugaan jalur cepat dalam pengurusan berkas di Samsat Trosobo serta laporan adanya tekanan terhadap awak media.

Di tengah antrean panjang warga yang menunggu pelayanan, satu pertanyaan kini menggema semakin keras,
mengapa rakyat harus menunggu berjam-jam di loket pelayanan, sementara berkas tertentu diduga bisa melaju cepat di balik pintu ruangan petugas? (**)

Share :

Baca Juga

Surabaya

Jika Benar Ilegal, Siapa Bertanggung Jawab? Tambang dan Solar Diduga Langgar Hukum Berlapis

Surabaya

Diduga Tanpa Izin, Tempat Pencucian Pasir Santoso–Siska Disorot