TINOMBALA.COM Buol Sulawesi Tengah — Proyek preservasi Jalan Nasional ruas Umu–Paleleh–Lokodoka–Buol, Sulawesi Tengah, mulai menunjukkan progres signifikan di lapangan. Paket pekerjaan yang dikerjakan PT ALLIESSAN dengan nilai kontrak mencapai Rp41 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah PPK 1.1 itu kini terus dikebut.
Pantauan TINOMBALA di lokasi Rabu,06/05/2026. Pekerjaan memperlihatkan hasil pengaspalan yang telah tergelar tampak rapi dan merata. Tidak hanya fokus pada badan jalan, kontraktor pelaksana juga terlihat terus melakukan pembenahan pada bagian bahu jalan guna menjaga kualitas serta kenyamanan pengguna jalan.

Foto Istimewa Dok-PPK.1.1 BPJN Sulawesi Tengah
Aktivitas alat berat dan pekerja masih berlangsung di sejumlah titik pekerjaan. Perapian bahu jalan dilakukan bersamaan dengan proses penyelesaian pengaspalan agar struktur jalan tetap stabil dan sesuai standar teknis.
PPK 1.1 BPJN Sulawesi Tengah, Endy, menyampaikan kepada media ini bahwa progres pekerjaan di lapangan saat ini telah melampaui target yang direncanakan.
“Progres fisik di lapangan saat ini sudah di atas 30 persen. Dari target sekitar 16 persen, kini mengalami deviasi positif sekitar 14 persen,” ujar Endy melalui pesan WhatsApp kepada TINOMBALA.Jumat, 08/05/2026.

Foto Istimewa Dok PPK.1.1 BPJN Sulawesi Tengah
Menurut dia, percepatan pekerjaan tetap dilakukan dengan pengawasan ketat agar mutu konstruksi tidak diabaikan. Sejumlah kendala teknis di lapangan, kata Endy, masih dapat ditangani dan tidak menghambat jalannya proyek secara keseluruhan.
“Pengawasan terus kami lakukan secara intensif agar mutu pekerjaan tetap terjaga dan pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Ruas Umu–Paleleh–Lokodoka–Buol merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah utara Sulawesi Tengah. Dengan percepatan preservasi jalan tersebut, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. (*/Mhr)



















