Buol, Tinombala.com // Proyek Swakelola pembangunan pembukaan jalan usaha tani dan pemadatan sepanjang 1.395 meter dari anggaran Dana Alokasi Khusus(DAK) Fisik 2024.terlihat mandek dan spesifikasi ketebalan timbunan tidak mencukupi.Proyek ini berlokasi di Desa Bokat, Kecamatan Bokat Kabupaten Buol
Proyek dengan besaran Anggaran sejumlah 190 Juta ini, berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Buol. Dinilai terbengkalai, dan diduga beraroma korupsi, bahkan pengerjaan yang ada disinyalir merugikan negara, dan berdampak negatif pada kualitas jalan
Berdasarkan hasil investigasi, perwakilan Laskar Anti Korupsi Pejuang Empat Lima Sulteng di lapangan, kondisi jalan tersebut, sangat memprihatinkan. Aparat penegak hukum diminta segerah periksa pengelolah anggaran Swakelola DAK 2024 dalam hal ini, ketua Kelompok Berkat Usaha Tani Desa Bokat

Kondisi ketebalan jalan tersebut, sangat memprihatinkan, dan belum selesai di kerjakan penimbunan nya.
Jalan kantong produksi, atau jalan pertanian, merupakan infrastruktur pertanian, untuk meningkatkan produksi, dan nilai tambah ekonomi komoditas pertanian
Pembangunan jalan kantong produksi yang asal-asalan dapat merugikan negara dan berdampak negatif pada kualitas jalan, ” Ungkap LAKI.P.45 Sulteng.
Sampai dengan berita ini tayang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buol Belum memberikan keterangan dikarenakan tidak berada di tempat . (WN)















