TINOMBALA.COM, Agam — Di tengah medan berbukit Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0304/Agam bersama warga bahu-membahu membangun pengedaman jalan sepanjang enam meter di Jorong Simaung Hilia. Pekerjaan yang baru mencapai progres enam persen itu menjadi salah satu titik penting dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun ini.
Pengedaman dibangun bukan sekadar menambah infrastruktur, melainkan memperkuat badan jalan pada lokasi yang dinilai rawan mengalami kerusakan. Jalan tersebut menjadi jalur vital yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian.
Di bawah koordinasi Serka Masrizal, personel Satgas dan masyarakat bekerja bergotong royong. Pola kerja kolaboratif ini menjadi ciri utama pelaksanaan TMMD, di mana pembangunan fisik berjalan beriringan dengan upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Keterlibatan masyarakat sangat menentukan percepatan pekerjaan. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama agar seluruh sasaran fisik TMMD dapat selesai tepat waktu,” ujar Serka Masrizal.
Bagi warga Jorong Simaung Hilia, pembangunan pengedaman jalan bukan sekadar proyek konstruksi. Mereka menaruh harapan besar agar badan jalan lebih kokoh menghadapi musim hujan yang selama ini kerap mengancam akses transportasi dan distribusi hasil kebun.
Program TMMD Ke-129 sendiri menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan. Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sasaran yang dibangun diharapkan tidak hanya menghadirkan jalan yang lebih kuat, tetapi juga membuka ruang tumbuhnya aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. (Sari)
Editor : Linda Fang



















