TINOMBALA.COM, Jakarta — Pemerintah Kota Jakarta Pusat menaruh perhatian pada penguatan kaderisasi organisasi kepemudaan Islam di tengah tantangan sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Baitul Arqam Dasar yang digelar Pemuda Muhammadiyah di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jumat, 08/05/2026.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Jakarta Pusat, M Reza Pahlevi, hadir dalam kegiatan yang diikuti sekitar 50 calon kader Pemuda Muhammadiyah tersebut. Dalam sambutannya, ia menilai organisasi kepemudaan berbasis Islam memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan sosial masyarakat perkotaan.
Menurut Reza, Pemuda Muhammadiyah selama ini tidak hanya bergerak dalam dakwah keagamaan, tetapi juga aktif di bidang pendidikan dan pengabdian sosial. Pemerintah Kota Jakarta Pusat, kata dia, mengapresiasi pelaksanaan kaderisasi yang dinilai penting untuk menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.
“Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah semakin siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Reza.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai kepemimpinan yang berpijak pada ajaran Islam. Nilai profesionalisme, etos kerja Islami, dan semangat kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat perkotaan yang religius dan sejahtera.
Reza menyebut momentum pembinaan kader tersebut selaras dengan upaya membangun Jakarta Pusat yang maju namun tetap menjaga nilai sosial dan moral masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jakarta Pusat, Wawan Kurniawan, menjelaskan Baitul Arqam Dasar merupakan bagian dari proses pembinaan ideologi, kepemimpinan, dan pembentukan karakter kader Muhammadiyah.
Menurut dia, kegiatan itu dirancang untuk menyamakan wawasan dan pola pikir kader sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan gerakan Muhammadiyah.
“Harapannya, kegiatan ini mampu membentuk pemuda Muhammadiyah yang kreatif, inovatif, dan berkemajuan,” ujar Wawan.
Pewarta : Denny
Editor : Linda Fang

















