Breaking News

Home / Sulteng / Tolitoli

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:29 WIB

Proyek Preservasi Jalan Tolitoli Dikebut, Progres Pengaspalan Diklaim Capai 50 Persen

TINOMBALA.COM, Tolitoli Sulawesi Tengah — Proyek preservasi ruas jalan Lingadan–BT Kota Tolitoli–Silondow–Malala di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mulai menunjukkan percepatan pengerjaan. Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XIV Sulawesi Tengah PPK.1.3  tengah mengebut penyelesaian proyek yang menjadi bagian dari penanganan ruas jalan strategis antarprovinsi di wilayah Trans Sulawesi tersebut.

Dimintai keterangan Ari Subadra PPK.1.3 proyek preservasi itu pekerjaannya tidak hanya mencakup pengaspalan jalan, tetapi juga pembangunan tembok penahan longsor di sejumlah titik rawan di sepanjang ruas jalan.

Proyek preservasi itu dikerjakan oleh PT Widya Rahmad Karya dengan masa pelaksanaan selama 305 hari kalender sejak kontrak dimulai pada Februari 2026.

Paket pekerjaan yang bersumber dari anggaran Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum tersebut menggunakan dana APBN senilai Rp32,6 miliar dan berada di bawah pengawasan PPK 1.3 PJN Sulawesi Tengah.

Ari Subadra juga mengatakan progres pekerjaan pengaspalan jalan, di lapangan hingga kini telah mencapai 50 persen. Sementara itu, jika dihitung secara keseluruhan termasuk item pekerjaan lainnya, 30 persen progres fisik proyek disebut telah berada di atas lima puluh persen.

Di tengah percepatan pekerjaan, Kepala Balai PJN Sulawesi Tengah Bambang S. Razak disebut telah turun langsung meninjau lokasi proyek di Kabupaten Tolitoli. Dengan kabupaten Buol perbatasan Gorontalo. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai target dan spesifikasi yang ditetapkan.

Warga Tolitoli, Wahyu J. Taroe, 57 tahun, menilai proyek perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan longsoran di wilayah itu akan berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi.

“Kalau jalannya bagus dan longsor bisa diantisipasi, tentu sangat membantu masyarakat, terutama untuk kelancaran ekonomi,” kata Wahyu.

Baca Juga:  LSM Intrupsi melakukan aksi damai untuk mendukung pengesahan UU TNI oleh DPR RI

Ia berharap kontraktor pelaksana tetap mengutamakan kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Pewarata : Aco Amir 

Editor : Minhar 

Share :

Baca Juga

Daerah

Ekspor Perdana Silika Tolitoli, PT KPM Kirim 2.000 Ton ke Kalimantan

Buol

Biawak Masuk Kantor BPKAD Buol, Pegawai Sempat Panik

Buol

Dana Padat Karya Desa Bokat: 200 Juta Misteri 

Buol

Drone Mengudara di Sawah Buol, Ujian Nyata Swasembada Pangan

Buol

Di Tengah Laut Leok, Bunga Ditebar, Ada Pesan yang Ingin Disampaikan Polres Buol Menjelang Hari Bhayangkara

Buol

Dua Bulan Alat Berat Beroperasi, Ribuan Kubik Batu Diangkut dari Mana?

Parimo

PPK Berlindung di Balik Musyawarah, Warga Pertanyakan Fungsi Irigasi, Saluran atau Sekadar Pasangan Batu?

Tolitoli

Kilometer 16 Sungai Tabong Akan Kembali Di Jarah Oleh Pelaku PETI
error: Konten ini dilindungi hak cipta!