TINOMBALA.COM, Buol Sulteng — Sistem pengendalian pemerintahan Kabupaten Buol mulai diuji. Pemkab Buol menggelar entry meeting evaluasi SPIP Terintegrasi, dengan ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, Inspektorat, Bappeda, dan BPKAD menjadi fokus evaluasi, Senin, 7 September 2027.
Evaluasi tersebut menjadi tahap awal untuk memetakan tingkat maturitas sistem pengendalian intern di lingkungan Pemkab Buol. Hasilnya diharapkan memberi gambaran tentang efektivitas pengendalian sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan.
Targetnya jelas. Level 3 penuh atau kategori “Terdefinisi”. Pada level ini, sistem pengendalian diharapkan tidak lagi berjalan sporadis, melainkan memiliki proses dan mekanisme yang lebih terstruktur.
” Semoga hasil evaluasi kali ini bisa menempatkan Kabupaten Buol pada level 3 penuh (Terdefinisi),” ujar perwakilan tim evaluator.
Ketahanan pangan dan penanganan kemiskinan ekstrem menjadi perhatian karena keduanya menyangkut langsung capaian pembangunan dan pelayanan masyarakat. Evaluasi juga menyasar perangkat daerah wajib, yakni Inspektorat, Bappeda, dan BPKAD.
Bagi Pemkab Buol, evaluasi SPIP bukan sekadar mengejar level maturitas. Hasilnya akan menjadi cermin sejauh mana sistem pengendalian berjalan dan mampu menopang pemerintahan yang akuntabel dan transparan. (Rudy Sipat-Editor Red)





















