Breaking News

Home / Sulteng / Tolitoli

Sabtu, 11 April 2026 - 23:22 WIB

Mobil Pengangkut Solar Terbakar di Tolitoli, Polisi Pastikan BBM Milik Nelayan

Kanit Tipidter IPDA Franky Mangangkung Foto Istimewa (TB)

Kanit Tipidter IPDA Franky Mangangkung Foto Istimewa (TB)

TINOMBALA.COM, Tolitoli Sulawesi Tengah — Kebakaran sebuah mobil pikap yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Jalan Tadulako IV, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, pada Minggu malam, 5 April 2026 sekitar pukul 20.00 WITA. Peristiwa ini langsung ditindaklanjuti aparat Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tolitoli melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu unit mobil pikap merek Suzuki berwarna putih dengan nomor polisi DN 9502 VI terbakar saat dalam kondisi terparkir setelah melintas. Kendaraan tersebut diketahui mengangkut sekitar 36 jeriken solar.

Keterangan awal dari sopir menyebutkan, insiden bermula saat mobil melintas di lokasi kejadian Jalan Tadulako IV dan diduga mengalami korsleting listrik. Percikan api kemudian muncul dan memicu kebakaran. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera berupaya memadamkan api menggunakan air dan pasir hingga kobaran jago merah berhasil dikendalikan dengan alat seadanya

Setelah api dipadamkan, muatan solar dalam jeriken segera diturunkan dari kendaraan. BBM tersebut kemudian dipindahkan ke kendaraan lain dan dibawa menuju Pelabuhan Dede, tepatnya ke jetty lokasi sandar kapal nelayan.

IPTU Stefi Yohanis Hurlatu,S.Tr.K., M.H Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tolitoli, melalui Kepala Unit Tipidter IPDA Franky Mangangkung, membenarkan kejadian tersebut sekaligus hasil penyelidikan awal di lapangan. “Benar, kami menerima laporan dan langsung melakukan olah TKP. Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada kendaraan,” ujarnya pada media ini Sabtu, 11/04/2026.

berdasarkan keterangan sopir, solar tersebut rencananya akan digunakan untuk operasional kapal penangkapan ikan milik nelayan, yakni kapal motor Garuda Jaya 97 yang dikelola oleh Zainal serta kapal motor Garuda jaya 95 milik Bolong .

Baca Juga:  Kejar Tenggat, Proyek Rumah Sakit Poso Tahap II Dikebut, Mampukah Rampung Tahun Ini?

” Untuk memastikan legalitas distribusi BBM tersebut, kami turut berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tolitoli. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa solar yang diangkut merupakan jatah resmi nelayan. Dinas terkait membenarkan telah mengeluarkan rekomendasi bagi nelayan untuk memperoleh BBM guna keperluan melaut.

Setelah itu kami melakukan Pengecekan lanjutan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) juga menguatkan keterangan tersebut. Kapal Garuda Jaya 95 milik Bolong serta Garuda Jaya 97 milik Zaenal tercatat sebagai konsumen tetap yang memperoleh alokasi solar sekitar dua ton per bulan. Bahkan, dalam praktiknya, sebagian jatah masih ada sisah terkadang diambil terkadang juga tidak karena dinilai sudah mencukupi kebutuhan operasional melaut.

Meski tidak ditemukan indikasi pelanggaran dalam distribusi BBM, kami masih mendalami penyebab pasti kebakaran kendaraan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada gangguan teknis berupa korsleting listrik.

” Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan dalam pengangkutan BBM, terutama dalam jumlah besar, guna mencegah potensi kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan pengendara dengan warga.

Pewarta: Aco Amir
Editor: Minhar

Share :

Baca Juga

Sulteng

Manajemen PT IMIP Akan Menempuh Jalur Hukum

Palu

Tri Tito Karnavian Lantik Sri Nirwanti Basoan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030

Buol

Bupati Buol Buka Musda Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Buol 2026

Buol

Buol Dapat Jatah KNMP, Empat Lokasi Disiapkan, Menunggu Tim Survei KKP Turun

Buol

Dugaan Pelanggaran K3 di Proyek Puskesmas Boilan, Pengawas Halangi Wartawan Mengambil Gambar

Buol

Menata Arah 2027 dari Musrembang, Pertanian, SDA Lestari, dan Janji Pengentasan Kemiskinan

Poso

Ranjau Maut Jalan Nasional, BPJN Sulteng Di Minta Bertanggung Jawab

Buol

Bupati Buol Hadiri Malam Nuzulul Qur’an Bertempat Di Mesjid Tawakal
error: Konten ini dilindungi hak cipta!