TINOMBALA.COM, Tolitoli Sulteng — Tembok pengaman abrasi di Dusun Tubele, Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang, Tolitoli, diduga mengalami kerusakan hingga roboh. Kepala BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto ST menyatakan instansinya tidak mengetahui proyek tersebut dan bukan pihak yang mengerjakan konstruksi beton pengaman pantai.
Asbudianto mengatakan dirinya baru mengetahui kondisi tembok itu setelah pemberitaan muncul. Ia juga mempertanyakan kapan kerusakan terjadi serta instansi yang menangani pembangunan tembok tersebut.
” Saya baru tahu itu setelah muncul informasi dari pemberitaan,” kata Asbudianto melalui sambungan telepon Wartawan media ini, Jum’at 11 September 2026.
Menurut Asbudianto, BPBD Sulteng selama ini lebih banyak menangani pekerjaan kedaruratan. Untuk pengamanan pantai, pihaknya cenderung menggunakan pasangan batu gajah, bukan konstruksi beton.
Sementara itu, persoalan bronjong di Sungai Tuwelei merupakan perkara berbeda. Asbudianto mengatakan BPBD pernah melihat kerusakan bronjong di bawah jembatan saat berkunjung ke Tolitoli. Namun, belum ada keputusan perbaikan karena BPBD belum menerima laporan maupun usulan resmi dari masyarakat atau Pemda Tolitoli.
” Kami belum mendapat laporan masyarakat dan surat yang masuk ataupun dari pemda setempat untuk mengusulkan pekerjaan bronjong di Sungai Tuwelei,” ujarnya.
Dengan demikian, pelaksana, sumber anggaran, dan pihak yang bertanggung jawab atas tembok pengaman pantai di Tubele belum diketahui Proyek Siapa? (Aco)





















