Breaking News

Home / Hukum & Kriminal

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:29 WIB

Kriminalisasi Petani Sawit Membabi Buta Di Sulawesi Tengah

Palu, Tinombala.com// Penangkapan paksa petani sawit, Adhar Ompo alias Olong, oleh PT. Sinergi Perkebunan Nusantara (SPN) dan aparat kepolisian di Desa Peleru, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, memicu kecaman dari Organisasi Masyarakat Sipil (OMS). Asosiasi untuk Transformasi Sosial (ANSOS) Sulawesi Tengah

Noval A Saputra dari ANSOS Sulawesi Tengah mengkritik tindakan intimidasi dan represif aparat kepolisian terhadap petani sawit di Morowali Utara. Menurutnya, penangkapan petani tersebut akan memperumit konflik agraria yang belum terselesaikan,” Kata Noval

” Noval menekankan bahwa petani hanya mempertahankan hak atas tanahnya, namun mendapat perlakuan tidak manusiawi, intimidasi, dan kriminalisasi. Ia menyerukan penyelesaian konflik agraria secara saksama dan tidak tergesa-gesa,” Jelasnya

” Pemerintah diminta monitoring Izin perusahan sawit di Morowali dan menghentikan kriminalisasi petani yang mempertahankan hak atas tanahnya,” Ungkap Noval  (Red)

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan Gadis Usia 16 Tahun Di Poso Kembali Viral

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Pemuda Kritis Setelah Dipukul dengan Kunci T, Pelajar Ditangkap Polisi

Hukum & Kriminal

Dana Desa, Antara Harapan dan Korupsi

Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuh Ayah Kandung

Buol

NCW Soroti Dugaan Ketidakmerataan Penindakan di Bodi, Nunuk, Mohuhulo dan Lomuli

Hukum & Kriminal

Antrean Solar Subsidi di Tolitoli Disisir Polisi, Pelansir Jadi Sasaran

Hukum & Kriminal

Pokir Ladang Pulus Anggota DPRD

Hukum & Kriminal

Kejati Sulteng Tetapkan Amuri Mohammad Sebagai Tersangka Dalam Kasus Korupsi DAK 2021

Hukum & Kriminal

Satgas OPS Ketupat Tinombala 2025, Patroli Di Pelabuhan Feri Uebone
error: Konten ini dilindungi hak cipta!