Breaking News

Home / Nasional

Senin, 7 April 2025 - 12:14 WIB

Lasadindi Dato Karamah “Mangge Rante” Pejuang Kemerdekaan RI

Tinombala.Com// Pue Lasadindi atau dikenal dengan sebutan Mangge Rante seorang sosok kharismatik Ulama Mitologis,Ulama Idiologis,Ulama Ilmu Pengetahuan dan Pejuang di zaman Kolonial

Pue Lasadindi ( Mangge Rante ) lahir di Desa Enu Kabupaten Donggala,Tanggal 6 September 1828,Wafat di Randomayang Kabupaten Pasangkayu,Tanggal 10 Oktober 1958,tempat Tinggal keluarga Didesa Enu Kabupaten Donggala

Pue Lasadindi ( Mangge Rante ) beristri Andi Hawa dengan anak bernama Pue Ratu Hindia Lasadindi

Perjuangan Pue Lasadindi dan lasykar dari Enu menjadi pasukan penting dalam perlawanan Kayu Malaue 1888 memimpin satu pasukan dalam perlawanan Malonda digunung Bale melawan Belanda Tahun 1901

Pue Lasadindi dan masyarakat Enu menolak pembayaran pajak dan melawan semua kebijakan Belanda di Donggala 1902,bersama Datu Pamusu menolak masuknya Belanda dan sekaligus melawan Belanda di Dolo 1903

Pue Lasadindi bergabung dalam perlawanan Tovoa Langi di Kulawi 1905,menjadi informan penting dalam perlawanan kaleo Langi dalam perang Sojol 1904 dan laskarnya membantu dalam perlawanan Kolomboy di Tojo Una-una 1926,kemudian Pue Lasadindi bergabung dalam perjuangan Merah Putih dan dalam perlawanan yang dilakukan oleh Tanjumbulu di Tojo Una-una dan Poso 1942.

Pue Lasadindi dijuluki Mangge Rante karena setiap dimasukkan ke
dalam penjara ia bisa keluar, dan terjadi terus menerus. Kadang terlihat kadang
tidak, sehingga tangannya dirante

Mangge rante wafat pada Tahun 1958 , Tapi siapa sangka makam Mangge Rante justru terletak di Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Jika pembaca berkunjung, pastikan pembaca menanyakan lokasi ke kepala Dusun atau warga sekitar dikarenakan lokasi yang tidak begitu terlihat meskipun berdekatan dengan Jalan poros Mamuju-Palu.

Mangge Rante kan seorang tokoh pejuang dari Sulawesi Tengah tapi kok bisa makamnya berada di Sulawesi Barat? Nah usut punya usut Mangge Rante wafat dan di makamkan langsung di Desa Randomayang. Meskipun begitu masyarakat Sulawesi Tengah masih sering berkunjung ke makam Mangge Rante, entah sekedar meminta berkat ataupun hanya sekedar berziarah, Karena peran Pue Lasadindi sebagai bangsawan Kaili, Ulama Kaili.

Baca Juga:  Besok Jemaah Haji Mulai Pulang, Tapi Angka Ini Membuat Banyak Orang Terkejut

Pue Lasadindi adalah pejuang Indonesia kemerdekaan yang pantas menjadi Pahlawan Nasional dari Tanah Kaili
Sulawesi Tengah.

Progres Pengusulan Mangge Rante sendiri sudah final. Namanya sudah masuk di urutan kedua dari sepuluh calon yang di usulkan menjadi pahlawan Nasional.   (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Deregulasi Pupuk Berbuah Manis, Swasembada Pangan Multi Komoditas Kian Kokoh

Jabodetabek

Dinkes DKI Siagakan 25 Ambulans dan 70 Tenaga Medis di May Day Monas

Nasional

Gaya KPK Awalnya Minta Maaf OTT Sedikit Tiba-tiba Melejit

Nasional

Pemangkasan Anggaran, Pertumbuhan Ekonomi Terancam

Jabodetabek

IWAPI Kepulauan Seribu Gelar Beauty Class, Dorong Perempuan Tampil Cerdas dan Mandiri

Nasional

Dedi Mulyadi Beri Peringatan ke Sekolah Swasta, Jangan Sampai Anak Miskin Kehilangan Sekolah

Nasional

Staf Khusus Bupati Buol Moh. Zukri H. Salam Hadiri Kegiatan Pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber

Nasional

Wagub Jabar Sebut Kemacetan Cimahi Bisa Jadi Bencana, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
error: Konten ini dilindungi hak cipta!