Breaking News

Home / Sulteng

Jumat, 6 Juni 2025 - 16:15 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Yang Pesat Di Morowali, Peredaran Uang Sebulan Capai Rp338 Miliar

Morowali, Tinombala.Com// Peredaran uang di sekitar kawasan IMIP mencapai Rp338 miliar per bulan, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat di Morowali, Sulawesi Tengah. Kawasan industri ini telah berkembang sejak 2013 dan mendukung peningkatan nilai Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Morowali.

Merujuk data terbaru Bank Indonesia Provinsi Sulteng per April 2025, pertumbuhan nilai PDRB Morowali dari 2022 ke 2023 sebesar 7,68%. Kemudian meningkat kembali sebesar 10% dari Rp158,04 triliun pada 2023 menjadi Rp173,86 triliun pada 2024.

Data Departemen Human Resources PT IMIP mencatat, per 3 Mei 2025 Jumlah tenaga kerja di kawasan IMIP terus bertambah, dengan total 85.423 orang per Mei 2025, meningkat 2,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berdampak pada peningkatan konsumsi warga dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Menghitung potensi dari perputaran uang yang beredar di Bahodopi, jumlahnya terbilang cukup fantastis. Berdasarkan ketetapan Dewan Pengupahan Kabupaten Morowali, UMSK 2025 sebesar Rp3.957.673. Jika dikalikan dengan jumlah karyawan di Kawasan IMIP saja, ada Rp338 miliar per bulan uang yang terus berputar di Bahodopi. Dan angkanya tentu saja terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah karyawan di kawasan itu.

Berdasarkan data Kas Titipan Bank Indonesia di Bungku Tengah, ibukota Kabupaten Morowali, BI Provinsi Sulteng mencatat bahwa sepanjang tahun 2022 hingga 2024, nilai outflow (jumlah uang yang dibelanjakan) jauh lebih besar dibandingkan inflow (jumlah uang yang disimpan). Adapun nilai net outflow (selisih antara uang masuk dan uang keluar untuk area Morowali) fluktuatif, berturut-turut Rp2,05 triliun pada 2022, meningkat menjadi Rp2,54 triliun pada 2023, dan sedikit menurun ke Rp2,31 triliun pada 2024.

Ekonom Yunior Fungsi Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Provinsi Sulteng, Pinehas Danu Arvito, menjelaskan, nilai out flow lebih tinggi daripada in flow menunjukkan tingkat konsumsi warga di Morowali terbilang tinggi. Peredaran uang dari transaksi ekonomi yang tinggi di area Bahodopi dan Morowali menandakan pertumbuhan ekonomi di area tersebut berlangsung cepat.

Baca Juga:  Warga Desa Lombonga Beri Apresiasi Pada Kontraktor Pelaksana PT Aphasko Utama Jaya

“Kenyataan di Morowali nilai outflow besar, artinya orang Morowali itu (tingkat frekuensi) belanjanya kuat. Uang dipakai untuk aktivitas perekonomian, tidak mengendap di tabungan,” kata Arvito, dalam wawancara di kantor BI Provinsi Sulteng, pada Mei 2025 lalu.

Transaksi Ekonomi Aktif

Yusuf Mekuo (29 tahun), karyawan Departemen Coking PT Dexin Steel Indonesia (DSI) mengungkapkan, dari gaji bulanan yang diterima setiap awal bulan, dia lebih memprioritaskan untuk ongkos kebutuhan konsumsi pribadi (sekitar 37,5%) dan mentransfer ke orangtua dan adiknya di kampung (25%). Sementara sisanya baru akan ditabung setelah dipakai untuk menutupi bermacam kebutuhan tak terduga. Kebutuhan konsumsi pribadi Yusuf total rerata Rp4.500.000 setiap bulan,” Ungkap Yusuf.

Dampak Positif:

✓ Peningkatan kualitas hidup warga
✓ Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
✓ Penyerapan tenaga kerja yang meningkat

Peredaran uang yang besar ini juga menunjukkan tingkat konsumsi warga Morowali yang tinggi, dengan nilai outflow lebih besar daripada inflow. Ekonom Yunior Fungsi Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Provinsi Sulteng, Pinehas Danu Arvito, menyatakan bahwa hal ini menandakan pertumbuhan ekonomi di Morowali yang cepat.

Sementara tingkat kemiskinan terus menurun dari 12,58% menjadi 11,55%, lalu tingkat pengangguran terbuka cenderung menurun dan menyentuh angka 2,84%. Kondisi ini diprediksi akan terus berlangsung dalam beberapa tahun ke depan, seiring laju bisnis yang ditopang oleh kawasan industri IMIP. (**)

Share :

Baca Juga

Parimo

Anak 13 Tahun Meninggal Tersengat Listrik di Hoya-Hoya, Warga Geram dan Membakar Wahana Malam

Sulteng

Kasus Dugaan Ilegal Fishing Perairan Kabupaten Buol Naik Ke-Tahap Penyidikan

Buol

35 Calon Terpilih Pelatihan Anggota Paskibraka Tahun 2025 Dilantik Wakil Bupati Buol

Buol

Sunat Massal di Biau, Negara Datang Tanpa Seremoni

Buol

Fasilitas Kesehatan Dilarang Meminta Pasien Beli Obat Diluar

Buol

Polres Buol Kawal Ketat Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada 2024

Daerah

Dari Penganiayaan ke Sabu dan Angka Puluhan Juta

Sulteng

Bupati Donggala Dukung Penuh Program Presiden RI Prabowo Subianto