Breaking News

Home / Daerah / Parimo / Sulteng

Selasa, 7 April 2026 - 22:04 WIB

Ato Asal Marisa Tak Gentar: PETI Karya Mandiri Jalan Terus, APH Bisa Apa?

Aktivitas PETI Semangkin Mengganas di Parigi Moutong Foto Asrip

Aktivitas PETI Semangkin Mengganas di Parigi Moutong Foto Asrip

Tinombala.com, Parigi Moutong Sulteng —   Selasa, 7/04/2026 Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Parigi Moutong (Parimo), Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), diduga terindikasi dalam perlindungan institusi kepolisian. Dua tahun lebih PETI di Desa Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino, kembali beroperasinya alat exavator milik Ko ato) diduga tanpa penanganan oleh aparat penegak hukum (APH).

Informasi dari berbagai sumber terpercaya, operasi penindakan oleh Polres Parimo (PARIMO) pada bulan kemarin kini diduga hanyalah formalitas, kuat dugaan (ko ato) salah satu orang terdekat oleh pihak polres Parigi Moutong, karena diduga sudah terang terang beroperasi di jembatan gantung desa Karya mandiri, salah satu operator (ko ato) mengakui telah mencapai hasil besar emas yang di dapatkan.

Wartawan menghubungkan pelaku usaha yang sering di sapa (KO ANTO), iya membenarkan soal iya operasi pada tambang ilegal karya mandiri bahkan menerangkan bahwa Gusti dan rifal sebagai pelindung ke aparat penegak hukum (APH)

“Benar pak saya kerja di peti karya mandiri saya ngga punya bekingan selama kerja di karya mandiri, saya melalui Gusti dan rifal, makanya operator itu turun tidak bilang bilang, sementara mesin dan dll semuanya Masi hidup di lokasi peti,siang dan malam kita kerja malahan saya lagi cari operator tembak” tegasnya (7/4/2026)

Kades karya mandiri diduga Atur Austy dan ripal yang diduga sebagai peluncur oknum (APH) untuk memungut fee dari para pelaku PETI di Desa Karya Mandiri, dengan fee ‘uang keamanan’ sekitar 30-40 juta rupiah per unit

Ketika dimintai konfirmasi, Kapolres Parimo, AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H, belum menjawab telep via WhatsApp Wartawan Hingga berita ini tayangkan. Kasat Reskrim, IPTU Anugerah S. Tarigan., S.Tr.K, M.H, juga tidak merespon pesan konfirmasi.

Baca Juga:  Diduga Ada “Tangkap Lepas” Ekskavator PETI, Penanganan Ditreskrimsus Polda Sulteng Disorot

Kades karya mandiri (NORMA) juga tidak merespon pesan konfirmasi Wartawan. diduga nomor kontak telah terblokir. Hal yang sama pada kepada Kapolsek Bolano lambunu pesan konfirmasi tidak bisa terkirim.

Pewarta : Asrip

Share :

Baca Juga

Sulteng

Pemprov Sulteng Menggelar Acara Pelepasan Gubernur Dan Wakil Gubernur Rusdy Mastura – Ma’mun Amir

Palu

Pemkab Buol Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Buol

Mogok Pelayanan Poli, Enam Dokter ASN RSUD Mokoyurli Buol Disorot Soal Etika dan Disiplin Profesi

Buol

IUP Ada di Satu Titik, Aktivitas Pengambilan Batu Terlihat di Tempat Lain

Parimo

Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang di KM 40 Kebun kopi Tewaskan Satu Orang dan Rusak Dua Mobil

Parimo

Mafia WiFi Ilegal Menggurita di Parigi Moutong, Kapolres Diminta Bongkar Dugaan Setoran ke Oknum APH

Buol

Proyek Preservasi Jalan Nasional Umu–Paleleh–Lokodoka–Buol Dikebut, Aspal Mulai Terhampar Rapi

Parimo

Intimidasi Wartawan di Balik Sorotan PETI Ongka Malino, Ujian Serius Penegakan Hukum dan Kebebasan Pers
error: Konten ini dilindungi hak cipta!