Morowali, Tinombala.Com// Forum Topogaro Bersatu (FORGASA) mendesak pemerintah desa dan PT BTIIG di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mengembalikan pelabuhan Desa Topogaro karena warga menduga aset desa tersebut telah dijual ke perusahaan oleh oknum Kades secara tidak transparan pada warga
Dugaan ini memicu keresahan warga Desa Topogaro. Sehingga masyarakat turun kejalan melakukan blokade jetty dan kantor desa Senin, 21 Juli 2025 Mereka menolak penjualan aset desa yang dilakukan sepihak. Dimana Pemda Morowali?!
Dalam pernyataan resmi FORGASA menyampaikan tiga tuntutan utama pada Pemerintah Daerah dan Perusahaan, yaitu:
✓ Mengembalikan pelabuhan milik masyarakat Topogaro yang diduga dijual tanpa sepengetahuan warga.
✓ Membatalkan Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) di wilayah laut yang dianggap cacat hukum dan merugikan masyarakat pesisir.
✓ Meminta aparat hukum memproses pihak-pihak yang terlibat dalam penjualan aset desa secara ilegal.
” Warga merasa kecewa karena pemerintah desa dianggap telah mengabaikan kepentingan rakyat dengan menjual pelabuhan tanpa persetujuan warga.
Kami bersumpah untuk terus berjuang hingga pelabuhan dikembalikan kepada masyarakat, ” FORGASA menegaskan bahwa pelabuhan tersebut milik bersama dan bukan untuk dijual seenaknya pada perusahaan.
Hingga berita ini terbit Oknum Kepala Desa Topogaro belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penjualan pelabuhan dan aset desa lainnya yang diduga ilegal. (Ac)

















