TINOMBALA.COM, Jakarta — Sebanyak 23 sekolah di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat telah rampung menjalani penilaian sebagai calon Sekolah Adiwiyata tingkat kota. Penilaian dilakukan oleh tim dari Suku Dinas Lingkungan Hidup setempat.
Staf Seksi Peran Serta Masyarakat Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Kusworo, mengatakan seluruh rangkaian penilaian dan pembinaan telah selesai dilaksanakan di sekolah-sekolah tersebut.
“Kita telah menyelesaikan penilaian dan pembinaan di 23 calon Sekolah Adiwiyata di wilayah Jakarta Pusat,” ujar Kusworo saat meninjau SMK Jaya Wisata Menteng dan SMPN 64 Karang Anyar, Kamis, 30/04/2026.
Menurut dia, terdapat enam aspek utama dalam penilaian Adiwiyata, yakni kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, pemeliharaan taman dan pohon, konservasi air, konservasi energi, serta inovasi lingkungan.
Sekolah yang memenuhi kriteria dengan nilai minimal 70 akan ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat kota.
“Sekolah yang lolos akan mendapatkan penghargaan dari wali kota, dan selanjutnya akan dibina untuk naik ke tingkat provinsi hingga nasional,” kata Kusworo.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 64 Karang Anyar, Tri Sulistiani, mengaku bangga atas pencapaian sekolahnya yang untuk pertama kalinya masuk dalam daftar calon Sekolah Adiwiyata.
“Kami bersyukur tidak hanya dinilai, tetapi juga mendapat pembinaan dari suku dinas. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah selama ini telah menanamkan budaya peduli lingkungan kepada para siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Pewarta : Denny
Editor : Linda Fang

















