Breaking News

Home / Bukittinggi Sumatera

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:52 WIB

Evakuasi Kilat di Sungai Landia, Satu Korban Tewas dalam Longsor Agam

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Bukittinggi — Aparat kepolisian bersama tim gabungan bergerak cepat mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang melanda Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa malam, 05/052026. Longsor yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu menimbun rumah warga dan sempat memutus akses jalan.

Peristiwa terjadi di dua titik. Di kawasan Pincuran Nyiak Tukang, material longsor setinggi sekitar setengah meter dengan panjang 20 meter menutup badan jalan. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, hingga Dinas PUPR bergerak cepat membersihkan material. Hasilnya, akses jalan kembali bisa dilalui kendaraan pada Rabu pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Longsor lebih parah terjadi di Gantiang, Jorong Kampuang Baruah. Material setinggi satu meter dengan panjang sekitar 30 meter menimbun tiga rumah warga. Dalam kondisi gelap dan hujan, petugas bersama warga melakukan evakuasi darurat.

Dari tujuh korban yang terdampak, empat orang berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RS Achmad Mochtar Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan. Dua lainnya selamat dan diamankan di Kantor Wali Nagari Sungai Landia. Satu korban sempat tertimbun dan dinyatakan hilang.

Pencarian intensif dilakukan sejak malam hingga dini hari. Personel Polsek IV Koto Polresta Bukittinggi bersama tim gabungan akhirnya menemukan korban sekitar pukul 04.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Selain evakuasi, aparat juga melakukan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta membantu pembersihan material menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Barat.

Hingga Rabu siang, akses jalan di Nagari Sungai Landia mulai pulih, meski belum sepenuhnya dibuka untuk kendaraan roda empat. Sejumlah titik rawan, terutama di kawasan Nagari Panta Pauh, Kecamatan Matur, masih dalam pemantauan tim gabungan.

Baca Juga:  Ketika Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi, Siapa yang Sesungguhnya Tidak Melihat?

Sinergi lintas instansi dalam penanganan bencana ini dinilai mempercepat proses evakuasi dan pemulihan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berisiko tinggi.

Pewarta : Sari
Editor : Linda Fang

Share :

Baca Juga

Bukittinggi Sumatera

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi Janjikan Percepatan Penanganan Perkara

Bukittinggi Sumatera

Perangi Narkoba, Payakumbuh Gandeng Kampus dan BNN Perkuat SDM

Bukittinggi Sumatera

Sanksi Adat Di Minangkabau: Menjaga Keadilan dan Keseimbangan Sosial

Bukittinggi Sumatera

Ganja di Tepi Ngarai Sianok, Pedagang Ditangkap Polisi

Bukittinggi Sumatera

Dari Dakwah, Alumni, hingga Korporasi Nasional: Nofil Anoverta Emban Amanah Strategis di Agrinas Palma Nusantara

Bukittinggi Sumatera

Kapolresta Bukittinggi Sampaikan Pesan Penting di HUT Bhayangkara ke-80, Isinya Jadi Perhatian

Bukittinggi Sumatera

Didampingi Suami, AIPDA Mimi Febrianti Resmi Naik Pangkat di Polresta Bukittinggi

Bukittinggi Sumatera

Rudi Syarif Putra Wakili Sekwan DPRD Bukittinggi di Rakor Produk Hukum Mitigasi Bencana
error: Konten ini dilindungi hak cipta!