Breaking News

Home / Bukittinggi Sumatera

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Permainan Anak Nagari Kembali Digelar, Bukittinggi Rawat Tradisi Minangkabau

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Bukittinggi — Sorak anak-anak memenuhi Lapangan Kantin Wirabraja, Kota Bukittinggi, Sabtu, 16 Mei 2026. Beragam permainan tradisional khas Minangkabau kembali dipentaskan dalam Pagelaran Permainan Anak Nagari, sebuah agenda budaya yang diarahkan untuk menjaga tradisi lokal di tengah derasnya arus modernisasi.

Kegiatan bertema “Tradisi” itu digelar Pemerintah Kota Bukittinggi melalui dukungan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Sumatera Barat, Nurna Eva Karmila. Acara turut melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Bukittinggi–Agam.

Sejumlah permainan tradisional anak nagari diperkenalkan kembali kepada generasi muda. Selain menjadi hiburan rakyat, pagelaran itu juga dimaksudkan sebagai ruang edukasi budaya agar anak-anak tetap mengenal adat, sejarah, dan nilai sosial masyarakat Minangkabau.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebut pelestarian budaya daerah tidak dapat ditunda di tengah perubahan sosial yang cepat.

“Kalau bukan kita yang mengangkat budaya ini, siapa lagi?” kata Mahyeldi dalam sambutannya.

Menurut dia, permainan tradisional bukan sekadar hiburan masa lalu, melainkan bagian dari identitas masyarakat Minangkabau yang menyimpan nilai kebersamaan, pendidikan karakter, dan kearifan lokal. Ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan lebih luas dengan menghadirkan unsur budaya lain, mulai dari kuliner khas daerah, seni pertunjukan, hingga tradisi lisan Minangkabau.

Anggota DPRD Sumatera Barat, Nurna Eva Karmila, mengatakan pagelaran itu sengaja dirancang untuk mendekatkan kembali generasi muda dengan budaya daerahnya sendiri.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup membuat sebagian anak-anak mulai asing terhadap permainan tradisional maupun sejarah daerahnya. Karena itu, kegiatan budaya dinilai penting agar generasi muda tidak tercerabut dari akar tradisinya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dan generasi muda kembali mengenal sejarah, adat istiadat, serta budaya Minangkabau,” ujar Nurna Eva.

Baca Juga:  Blokade Trans Sulawesi Picu Desakan Pembubaran Aksi Pemekaran Luwu Raya

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga yang hadir memadati arena pagelaran untuk menyaksikan permainan tradisional yang kini mulai jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah daerah berharap Pagelaran Permainan Anak Nagari dapat menjadi agenda budaya tahunan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya Minangkabau di Kota Bukittinggi.

Pewarata : Sari 

Editor : Linda Fang 

Share :

Baca Juga

Bukittinggi Sumatera

Menunggu Putusan Adat dan Polisi: Sikap BRIN Koto Tabang atas Dugaan Oknum ASN

Bukittinggi Sumatera

Digerebek Usai Tarawih, Dugaan Perselingkuhan Gegerkan Warga Palupuh

Bukittinggi Sumatera

Pasar Banto Kembali ke Pemko, Investor Mulai Melirik? Ramlan Siapkan Wajah Baru Kawasan Strategis Bukittinggi

Bukittinggi Sumatera

DPRD Bukittinggi Selidiki Dugaan PHK Sepihak, Empat Pekerja Dilaporkan KSPSI

Bukittinggi Sumatera

Bukittinggi Kembali Raih WTP ke-13, Tapi DPRD Beri Catatan yang Tak Bisa Diabaikan

Bukittinggi Sumatera

Sanksi Adat Di Minangkabau: Menjaga Keadilan dan Keseimbangan Sosial

Bukittinggi Sumatera

Maninjau Mendadak Lumpuh Tengah Malam, Tebing di Sungai Landia Runtuh dan Tutup Akses Total

Bukittinggi Sumatera

Takjil, Setoran, dan Rasa Keadilan di Belakang Balok