TINOMBALA.COM, Pohuwato — Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Pohuwato menggelar aksi mimbar bebas sebagai refleksi memperingati momentum “September Hitam”, Rabu (16/9/2026). Aksi yang mempertemukan elemen mahasiswa HMI, PMII, IMM, dan GMNI Cabang Pohuwato ini menyuarakan isu krusial nasional maupun daerah.
Kegiatan dimulai sore hari di depan kampus Universitas Pohuwato, kemudian berlanjut hingga malam di kawasan Blok Plan Perkantoran Marisa.
Massa aksi secara khusus menyoroti kembali tragedi pembakaran Gedung Kantor Bupati Pohuwato pada 21 September 2023 — peristiwa kelam yang hingga kini masih menjadi luka bagi masyarakat. Selain itu, para kader juga mengecam keras aktivitas perusahaan pertambangan emas di wilayah tersebut, terkait pembongkaran fasilitas warga serta lambannya penyelesaian ganti rugi dan tali asih bagi penambang lokal yang belum menemukan titik terang.
Aksi ini menjadi pemanasan konsolidasi. Aliansi Cipayung Plus mengonfirmasi akan menggelar unjuk rasa lanjutan pada Senin, 21 September 2026, untuk mengawal tuntas seluruh isu yang belum terselesaikan.(JM)





















