Tinombala.com Pohuwato Gorontalo —Safari Ramadan kembali menjadi panggung kebersamaan di Desa Trikora, Sabtu malam, 28/02/2026. Usai azan Isya, warga memadati masjid, bersisian dengan jajaran manajemen BJA Group dan aparat kecamatan. Agenda tahunan itu digelar sebagai bagian dari kunjungan ke desa-desa binaan yang telah tersusun rapi dalam jadwal perusahaan.
Rangkaian kegiatan berlangsung sederhana: salat Isya dan Tarawih berjamaah, lalu penyerahan bantuan sembako kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Setiap desa menerima 15 paket bantuan. Jika ditotal, 225 penerima tersebar di empat kecamatan Popayato, Popayato Timur, Lemito, dan Wanggarasi. Angka itu menjadi penanda konsistensi perusahaan menjaga relasi sosialnya.
Camat Popayato, Zulkifli Buludawa, yang turut hadir dalam rombongan safari, meminta masyarakat mendukung kelancaran aktivitas perusahaan. Ia menilai keberadaan perusahaan dapat menjadi penggerak perubahan, asalkan tercipta suasana yang kondusif dan saling percaya. Dukungan warga, katanya, menjadi fondasi bagi pembangunan di Popayato Serumpun.
Dari pihak perusahaan, Ekomidarto A. Mudi menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa. Ia menyebut kegiatan ini sebagai cara perusahaan berbagi berkah Ramadan, sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat desa binaan.
Di penghujung acara, tokoh agama Ramli Daud menyampaikan harapan agar sinergi antara perusahaan dan masyarakat terus terjaga. Baginya, Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum merawat kebersamaan. Jika kebersamaan itu terpelihara, perubahan yang diharapkan untuk daerah bukanlah sesuatu yang mustahil.
Pewarta: Nikson Daud
Editor: Linda Fang

















