Breaking News

Home / Gorontalo

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:05 WIB

YR Turun Tangan Normalisasi Irigasi, Petani Pohuwato Kejar Musim Tanam

YR Turunkan Dua alat Berat Excavator Mengatasi Sedimentasi Lumpur Tambang Yang Menyumbat Jaringan Irigasi di Sejumlah Wilayah Pohuwato

YR Turunkan Dua alat Berat Excavator Mengatasi Sedimentasi Lumpur Tambang Yang Menyumbat Jaringan Irigasi di Sejumlah Wilayah Pohuwato

Tinombala.com, Gorontalo — Sedimentasi lumpur tambang yang menyumbat jaringan irigasi di sejumlah wilayah Pohuwato akhirnya ditangani. Tim YR menerjunkan alat berat untuk mengeruk sedimen yang selama ini menghambat aliran air ke persawahan dan memicu gagal tanam.

Langkah ini diambil setelah keluhan petani mencuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Pohuwato. Dalam forum tersebut, petani menyampaikan krisis air irigasi yang kian parah akibat endapan lumpur di saluran utama dan sekunder.

YR menyatakan pengerahan alat berat dilakukan tanpa menunggu proses panjang. Normalisasi menyasar beberapa titik di Kecamatan Buntulia, Duhiadaa, dan Marisa. “Hari ini kami bergerak bukan untuk memperdebatkan siapa benar atau salah, tapi agar petani bisa kembali menanam,” ujar YR, Jumat, 30/01/2026.

Menurutnya, sedimentasi tambang telah masuk hingga ke saluran irigasi dan areal persawahan, membuat aliran air tersendat. Upaya normalisasi ini, kata YR, merupakan bentuk kepedulian terhadap petani yang terdampak langsung dan kehilangan musim tanam.

YR menegaskan kegiatan tersebut murni inisiatif timnya sebagai penambang rakyat yang hidup berdampingan dengan petani dan nelayan. Ia menyebut pertanian sebagai denyut nadi ekonomi warga Pohuwato yang harus dijaga keberlanjutannya.

Apresiasi datang dari kelompok petani pemakai air. Abdurrahman Lukum, perwakilan P3A, menyambut baik langkah tim YR yang turun langsung ke lapangan. “Atas nama petani, kami berterima kasih. Harapannya kegiatan ini berkelanjutan, terutama saat curah hujan tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran tim YR memberi harapan bagi petani yang lama bergulat dengan dampak sedimentasi. “Kalau bukan YR, siapa lagi yang membantu petani,” kata Abdurrahman. (J/Red)

Baca Juga:  Wagub Sulteng Buka Musprov VIII Kadin di Hotel Grand Saya

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Gorontalo Lakukan Wawancara Akhir Calon Komisaris BUMD

Gorontalo

Agus Duka Pembangunan Sumur Bor Dari BWS Tidak Bermanfaat Bagi Petani

Gorontalo

BJA Group Kembali Gelar Safari Ramadan, Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Desa Bunto

Gorontalo

Skandal Di SMA Negeri 1 Biluhu, Dikbud Gorontalo Turun Tangan

Gorontalo

Kebun Durian di Perbatasan Rusak Digilas PETI, Kasus Berakhir Damai, Tambang Ilegal Tetap Menggila

Gorontalo

Pani Gold Project PT PETS Diduga Beraktivitas Ilegal, Masyarakat Lokal Belum Terima Tali Asih

Gorontalo

Gorontalo Zikir Bersama Sambut Tahun Baru 2026

Gorontalo

Plasma Digeser ke 2028? Warga Menolak, Pegang Hasil Rapat 2026
error: Konten ini dilindungi hak cipta!