Breaking News

Home / Sulteng

Sabtu, 1 Maret 2025 - 03:54 WIB

Dana Alokasi Khusus DAK 2024 7,2 M Dinas Pertanian Kabupaten Buol Diduga Beraroma Korupsi 

Buol, Tinombala.com//proyek Swakelola pembangunan pembukaan jalan usaha tani, dan pemadatan sepanjang 1.395 meter, yang dikerjakan masing masing kelompok. Dengan besaran Anggaran sebanyak 190 Juta perkelompok, dari Tiga Puluh Enam kelompok tani di Kabupaten Buol tengah dalam periksa BPK

Pantauan dilapangan pengerjaan fisiknya mengalami mangkrak, uang sudah habis, bahkan volume pekerjaan timbunan dilapangan belum mencukupi.Proyek milyaran Rupiah ini,” diketahui Pokir Anggota DPR RI. Dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024. Pengerjaan proyek ini disinyalir merugikan negara, dan berdampak negatif pada kualitas jalan,serta diduga beraroma korupsi

Kabid Sarana dan prasarana Dinas Pertanian Buol ditemui di ruang kerjanya Jum’at 28 Februari 2025 menjelaskan, saat ini kami sedang dalam pemeriksaan BPK,” Prosedur pencairan keuangan dari Dana Alokasi Khusus DAK 2024 yang di kelolah oleh tiga puluh enam kelompok.Pencairan dilakukan tiga kali,terakhir di tanggal 30 Desember 2024. Disetujui oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) semua masuk rekening kelompok,” Kata dia

Sangat disayangkan progress 36 kelompok pekerja masih banyak belum selesai, uangnya sudah habis ini parah dan kelompok Harus bertanggung jawab, sementara dinas hanya mengawasi dan semuanya  Swakelola oleh kelompok.

” Ini Pokir Anggota DPR RI dari Partai Golkar DAK 2024 sebesar 7,2 Milyar,” ada pemotongan lima persen, buat dana pendukung, Honor Fasilitator, dan biyaya perjalanan dinas pertanian . Besaran anggaran proyek pembangunan jalan pertanian di peruntukan tiga puluh enam kelompok totalnya 6,8 Milyar masing masing kelompok menerima sebanyak 190 juta,” Kata Kabid

Tiga puluh enam kelompok pengelolah anggaran DAK 2024 di Buol. Hingga kini, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) belum dibuat oleh kelompok, lihat di ruangan saya baru sebagian yang masuk. kami sudah menyurat meminta kelompok mengantar laporan pertanggung jawaban (LPJ) namun surat kami tidak di indahkan .
Jika kelompok tidak mengantar Laporan Pertanggung Jawaban, (LPJ) Ke-Dinas,” Berkas belum lengkap ini yang saya akan serahkan ke BPK. Sebelumnya saya sudah bicarakan dengan Kepala dinas pertanian,” Ungkap Kabid.

Baca Juga:  Tambak Udang Rp400 Juta di Buol: Antara Pelatihan, PAD, dan Pinjaman Pribadi Kadis

Berkaitan dengan hal tersebut, Laskar Anti Korupsi Pejuang Empat Lima Sulteng. Meminta BPK dengan aparat penegak hukum (APH) turun tangan dan memeriksa aliran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 Pada Dinas Pertanian Kabupaten Buol,” Ungkap Perwakilan LAKI.P.45 Sulteng .(WN)

Share :

Baca Juga

Sulteng

Kepsek SD 4 Laulalang Optimis Rehab Dan Bangun Baru Gedung Rampung Di Desember 2025

Buol

Sunat Massal di Biau, Negara Datang Tanpa Seremoni

Buol

Jaga Konduktivitas Jelang Pelantikan Bupati Buol, Polsek Bokat Gencarkan Patroli Sambang

Buol

Pemkab Buol Tertibkan Galian C, Izin Lingkungan Disorot, Pajak Tetap Dipungut

Sulteng

Pilkades Memanas? Kapolsek Baolan Keluarkan Lima Peringatan Penting untuk Warga Tiga Desa

Touna

Subsatgas Binluh Satgas Preemtif Ops Keselamatan 2025 Polres Touna Beri Himbauan Tertib Berlalu Lintas Melalui Radio RRI

Touna

Berantas Narkoba dan Penipuan Lapas Ampana Gelar Penggeledahan Rutin

Sulteng

LSM Intrupsi melakukan aksi damai untuk mendukung pengesahan UU TNI oleh DPR RI
error: Konten ini dilindungi hak cipta!