Palu, Tinombala.Com// Risharyudi Triwibowo mantan Staff khusus Kemnaker RI yang kini menjadi Bupati Buol memberikan klarifikasi mengenai kabar yang beredar tentang motor Moge miliknya yang dikabarkan disita oleh KPK. Saya ingin meluruskan bahwa saya sendiri yang secara sukarela menyerahkan motor Moge Harley Davidson Sportster 883 kepada KPK pada Senin, 20 Juli 2025, ” Ucapnya
” Bukan disita. Melainkan kata dia, dirinya yang inisiatif melaporkan kepada KPK adanya gratifikasi hasil gratifikasi yang dibelikan kendaraan itu. “Saya yang laporkan secara sukarela bahwa pernah terima gratifikasi lalu saya balikin,” ujarnya melalui pesan singkat
Panggilan kedua oleh KPK, saya hanya diminta klarifikasi ulang tentang BAP pertama, disaat itu saya tanpa ditanya oleh penyidik, alias saya sukarela menyampaikan pembelian motor dan motor itu mau saya balikin karena perasaan tidak enak mulu,” Jelasnya.
Saya berharap klarifikasi ini dapat membantu memberikan informasi yang akurat kepada publik, ” Ungkap Bowo.
Berdasarkan penelusuran harga motor Moge ini di Indonesia mencapai Rp 448 Juta atau setara dengan harga mobil Toyota Inova
” Motor tersebut telah di angkut dari kediaman Bowo yang ada di jakarta. Moge buatan Amerika Serikat ini telah di simpan di Rupbasan KPK di Cawang Jakarta Timur .
Dari hasil penelusuran ini melalui laman elhkpn.kpk.go.id dalam laporan tertanggal 2 September 2024, moge Harley Davidson Sportster 883 berwarna merah maron dengan aksen hitam tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan penyelenggara negara’ ( LHKPN) Bupati Buol.
” Berikut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, mencatat beberapa aset yang dimilikinya, seperti:
Tanah dan Bangunan. 90 m2/85m2 di Kota Bekasi senilai Rp 1.200.000.000 – 180 m2/135m2 di Kota Bekasi senilai Rp 3.087.181.785. Total nilai tanah dan bangunan: Rp 4.287.181.785
Alat Transportasi dan Mesin
1. Toyota Avanza Minibus 2009 senilai Rp 81.000.000
2. Toyota Minibus 2009 senilai Rp 88.000.000
3. Honda Civic 2020 senilai Rp 450.000.000
4. Yamaha Mio 2018 senilai Rp 7.500.000
5. Kawasaki Ninja 250 2023 senilai Rp 41.000.000
Total nilai alat transportasi dan mesin: Rp 667.500.000
Harta Bergerak Lainnya,” senilai Rp 1.814.800.000
Kos dan Setara Kos Rp. 1.061.782.675 dan Utang Rp 980.000.000
Total kekayaan bersih yang dilaporkan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 6.851.264.460. Namun, motor Harley-Davidson Sportster 883 yang diserahkan ke KPK tidak tercatat dalam LHKPN ini.
Dilansir dari Metrosulteng DUGAAN PEMERASAN DAN GRATIFIKASI
KPK saat ini terus mendalami kasus dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi di Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Sudah ada 8 tersangka dalam kasus ini. Sasaran dugaan pemerasan dan gratifikasi di Kemnaker yaitu para Tenaga Kerja Asing (TKA). Ini terjadi antara 2019-2024.
“KPK menyita satu unit kendaraan roda dua terkait perkara Kemnaker. Penyitaan dilakukan dari Sdr. RYT (mantan Stafsus Menteri),” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/7/2025) malam.
Apa tanggapan mantan Staf khusus ini yang menjabat sebagai Bupati Buol soal moge Harley Davidson yang tidak dimasukan dalam LHKPN miliknya? Risharyudi Triwibowo yang dihubungi tim media belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan. (*)

















