Breaking News

Home / Buol / Daerah / Sulteng

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:05 WIB

Dugaan Malpraktik di RSUD Buol, Pasien Operasi Usus Meninggal Dunia

Foto Istimewa Ilustrasi Google

Foto Istimewa Ilustrasi Google

Tinombala.com,Buol Sulawesi Tengah — Kematian Israfil Siyatan, 52 tahun, warga Kelurahan Leok I, memantik dugaan malpraktik medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buol. Ia meninggal dunia pada Rabu, 18/032026, dua hari setelah menjalani operasi usus.

Keluarga menilai terdapat kejanggalan dalam proses diagnosis hingga penanganan pascaoperasi. “Almarhum masuk rumah sakit pada Minggu, 15/03/2026. Dari hasil pemeriksaan awal, dokter hanya menyebut ada usus berlubang, tanpa penyakit lain,” kata istri almarhum kepada Tinombala.com, Minggu, 22/03/2026.

Menurut Rosma, sehari setelah dirawat, Israfil langsung dijadwalkan menjalani operasi. Sebelum tindakan, pasien sempat diperiksa oleh dokter jaga dan menjalani USG. Dokter spesialis bedah kemudian menyampaikan bahwa kondisi pasien mengalami luka atau perforasi usus dan meminta keluarga menyiapkan dua kantong darah untuk operasi.

Keluarga mengaku sempat mempertanyakan apakah ada  penanganan lain selain operasi. Namun dokter menyatakan tindakan bedah merupakan satu-satunya pilihan.

Keanehan, kata keluarga, muncul setelah operasi selesai. Seorang dokter spesialis anestesi menyampaikan bahwa tidak ditemukan kebocoran pada usus pasien berbeda dengan diagnosis awal yang menyebut adanya usus berlubang. “Informasi itu membuat kami bingung. Dari awal disebut usus bocor, tapi setelah operasi justru dibilang tidak ada kebocoran,” ujar istri almarhum.

Seusai operasi pada Senin, 16 Maret 2026, Israfil dipindahkan ke ruang ICU dalam kondisi tidak sadar. Dua hari kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia. Jenazah dimakamkan di Desa Bulagidun.

Untuk memenuhi asas keberimbangan, Direktur RSUD Mokoyurli Buol, dr. Mariyati, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada dokter yang menangani pasien, mengingat persoalan tersebut bersifat teknis.

“Karena ini hal teknis, saya akan konfirmasi dulu ke dokter. Saat ini masih tanggal merah, nanti setelah masuk kantor baru kami dalami. Intinya, teman-teman dokter tidak ada yang berniat mencelakakan pasien, mereka bekerja sesuai dengan SOP,” ungkap Direktur RSUD melalui sambungan WhatsApp kepada media ini, Minggu (22/03/2026).

Baca Juga:  Banyak Masalah Mengadang Jakarta, Mengapa Pramono Justru Mengajak Warga Tetap Optimistis?

Ia menambahkan, untuk keterangan yang lebih detail, pihak rumah sakit akan segera meminta penjelasan langsung dari dokter yang terlibat dalam penanganan pasien tersebut. (*/Red)

Share :

Baca Juga

Sulteng

Kolektif Prema Rupa, Ruang Kreatif Baru Generasi Muda Buol

Buol

Menjelang Kunjungan Kajati, Halaman Kejari Buol Dibersihkan Hingga Malam Hari

Palu

UMKM Sulawesi Tengah Siap Bersaing di Pasar Global

Buol

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemkab Buol Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Buol

Jagung Buol Berbuah: Pangan Nasional Terjaga, Polres Buol Dan Pemda Panen Raya Jagung Kuartal I

Poso

Lapangan Sintuwu Maroso Menjadi Saksi Pembukaan STQH XXVIII Tingkat Sulawesi Tengah, Gubernur Berikan Reward Umroh Bagi Peserta Dengan Nilai Tertinggi

Touna

Berikan Pelayanan Prima Kepolisian, Satlantas Polres Touna Selalu Hadir Ditengah-tengah Masyarakat

Buol

Bupati Buol Tinjau Lokasi Kebakaran di Kelurahan Kali, Dua Rumah Ludes Terbakar
error: Konten ini dilindungi hak cipta!