TINOMBALA.COM, Jakarta — Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya meningkatkan kualitas penanganan pengaduan warga secara transparan dan akuntabel. Instruksi itu disampaikan saat ia memimpin apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin, 13/04/2026.
Arifin menegaskan, setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata, bukan sekadar formalitas administratif. “ASN harus bekerja secara transparan, benar, bertanggung jawab, dan akuntabel guna merespons semua pengaduan warga,” ujarnya.
Ia menyoroti munculnya praktik yang sempat viral di media sosial, yakni penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk memanipulasi bukti tindak lanjut laporan. Menurut dia, praktik tersebut tidak dapat ditoleransi di wilayah Jakarta Pusat. “Kebohongan publik ini tidak boleh terjadi,” kata Arifin.

ASN Pemkot Jakarta Pusat mengikuti apel yang dipimpin Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin Foto Istimewa Kominfotik Jakpus
Untuk mencegah hal serupa terulang, Arifin menginstruksikan seluruh pimpinan di 44 kelurahan dan delapan kecamatan meningkatkan pengawasan terhadap proses penanganan pengaduan. Ia menekankan pentingnya integritas dalam setiap tahapan pelayanan publik.
“Kata kunci utamanya adalah kesadaran seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan, bahwa masyarakat membutuhkan solusi yang benar, bukan laporan dengan foto yang direkayasa,” ujarnya.
Arifin juga mengajak seluruh ASN memastikan setiap pengaduan warga ditindaklanjuti dengan bukti kerja yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurut dia, hasil kerja yang nyata akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Pewarta: Deny
Editor: Linda Fang

















