Breaking News

Home / Cerpen Novel

Rabu, 15 April 2026 - 23:57 WIB

Selingkuh Itu Indah, Sampai Semua Hancur

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

TINOMBALA.COM, Jakarta — Malam itu hujan turun pelan, seperti rahasia yang enggan diungkap. Di sudut sebuah kafe kecil, Raka duduk berhadapan dengan wanita yang bukan istrinya.

Namanya Lira.

“Kalau kita ketahuan, gimana?” tanya Lira lirih, jemarinya memainkan sendok kopi.

Raka tersenyum tipis. “Kita gak akan ketahuan.”

Jawaban itu terdengar meyakinkan, bahkan terlalu mudah. Dan justru di situlah letak keindahannya, diam-diam, penuh debar, penuh rasa yang berbeda dari rutinitas rumah tangga.

Awalnya, semua terasa seperti pelarian yang menyenangkan.

Pesan singkat yang ditunggu-tunggu.
Panggilan video tengah malam.
Pertemuan singkat yang terasa seperti dunia milik berdua.

Raka merasa hidup lagi.
Lira merasa dicintai sepenuhnya.

Di sisi lain, di rumah, ada Nisa, istri Raka, yang tetap setia menyiapkan sarapan setiap pagi. Yang tetap menunggu kabar, meski sering hanya dibalas singkat.

“Lagi sibuk,” kata Raka suatu malam, tanpa tahu bahwa Nisa menatap layar ponsel itu dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

Hari demi hari berlalu…

Hubungan terlarang itu makin dalam.
Dan seperti semua hal yang tersembunyi, ia mulai menuntut lebih.

“Aku capek jadi rahasia,” kata Lira suatu hari.

Raka terdiam. Untuk pertama kalinya, keindahan itu terasa berat.

Baca Juga:  Sampah di Kolong Tol Joglo Diangkut, Pemantauan Diperketat

Karena selingkuh bukan hanya tentang rasa senang.
Ia adalah tentang pilihan yang terus mengkhianati.

Sementara itu, Nisa mulai merasakan perubahan.

Wangi parfum yang tak dikenalnya.
Waktu pulang yang makin larut.
Dan tatapan Raka yang tak lagi sama.

Hingga suatu malam, semuanya pecah.

“Ada siapa, Ka?” suara Nisa bergetar, tapi tegas.

Raka tak bisa menjawab.
Keheningan itu sudah cukup jadi jawaban.

Tangis pecah.
Bukan tangis marah, tapi tangis hancur.

“Aku kurang apa?” tanya Nisa.

Pertanyaan sederhana… yang tak pernah punya jawaban yang adil.

Di saat itu, semua “indah”-nya perselingkuhan runtuh.

Yang tersisa hanya rasa bersalah, luka, dan penyesalan.

Lira pergi.
Bukan karena tak cinta, tapi karena sadar, cinta yang dimulai dari kebohongan, akan selalu berakhir dengan luka…

Raka kehilangan semuanya.
Kepercayaan istrinya.
Kehangatan rumahnya.
Dan akhirnya, dirinya sendiri.

Karena ternyata…

Selingkuh memang bisa terasa indah di awal,
karena penuh rahasia, tantangan, dan rasa baru.

Tapi ia dilarang…
karena di balik keindahannya, selalu ada hati yang hancur diam-diam.

Dan saat semuanya terbongkar,
yang tersisa bukan cinta…
melainkan kehilangan.

Penulis Linda Fang 

Share :

Baca Juga

Cerpen Novel

Di sebuah Kampung yang Dulu Penuh Tawa dan Rasa Kekeluargaan, kini Tersisa Sunyi Menggantung di Antara Dinding Kenangan

Cerpen Novel

Aroma Kebohongan Cerbung bagian Satu

Cerpen Novel

Aroma Kebohongan Cerbung, bagian Dua