Tolitoli,Tinombala.com // Guna mengantisipasi terjadi pendangkalan sungai serta terjadinya luapan banjir bandang saat musim penghujan,pemerintah daerah propinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Sulteng kini gencar melakukan normalisasi pengerukan matereial dan pemasangan batu diameter besar serta kawat beronjong di sepanjang bantaran sungai Dopalak Kelurahan Tambun Kabupaten Tolitoli.
Pantauwan wartawan dilokasi kerja Kamis 30/4/26 menemukan sejumlah alat berat jenis exapator melakukan pengerukan material serta penimbunan di sepanjang aliran sungai tersebut.
Informasi yang di himpun berbagai sumber menyebutkan jika pekerjaan tersebut bersumber dari BPBD Propinsi Sulawesi Tengah dan di kerjakan oleh kontraktor ternama di Kabupaten Tolitoli.
” Saya tidak tau persis sejak kapan pekerjaan ini di mulai karena saya belum lama kerja disini,” ucap salah satu pengawas yang di pekerjakan oleh perusahaan kepada wartawan.
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Sulawesi Tengah Asbudianto ST belum memberikan keterangan secara gamblang terkait hal tersebut.
Ditempat terpisah,Faizal ( 47)warga yang tinggal tak jauh dari lokasi pelerjaan mengatakan jika tidak dilakukan pekerjaan normalisasi di khawatirkan jika terjadi kerusakan lingkungan akibat luapan banjir bandang di saat musim hujan turun dan lebih parah lagi berdampak pada pemukiman serta lahan perkebunan warga.imbuhnya.
Lanjut kata dia,di sepenjang aliran sungai tersebut membentang sebuah jembatan rangka beton yang berfungsi sebagai aktifitas warga untuk kelancaran putaran perekonomian warga.
” Kami bersama warga lainnya berterima kasih kepada pemerintah melalui BPBD Propinsi,yang sudah gerak cepat melakukan pemasangan batu gajah dan kawat beronjong di bantaran sungai sehingga tak lagi merasa was was jika sewaktu waktu terjadi banjir,” ungkap faisal.( co)

















