TINOMBALA.COM, Bukittinggi — Satuan Reserse Narkoba Polresta Bukittinggi menangkap seorang pria berinisial MAR, 36 tahun, warga Jorong Koto Hilalang, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, karena diduga menanam ganja di belakang rumahnya.
Penangkapan dilakukan pada Senin dini hari, 18/05/2026, sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Jorong Lundang, Nagari Panampuang, Kecamatan IV Angkek Candung, Kabupaten Agam.
Kasat Res Narkoba Polresta Bukittinggi, AKP M. Arvi, mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Setelah menerima laporan, tim opsnal melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.
“Petugas mencurigai seorang pria yang berada di pinggir jalan kawasan Jorong Lundang. Setelah dilakukan penangkapan dan penggeledahan, ditemukan satu paket ganja yang disimpan di dalam saku jaket tersangka,” kata Arvi, pada media ini Senin, 18/05/2026.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket ganja yang dibungkus kertas putih. Petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka yang berada tidak jauh dari lokasi penangkapan.
Di pekarangan belakang rumah, polisi menemukan sejumlah tanaman ganja yang ditanam menggunakan pot, termasuk beberapa bibit ganja yang telah tumbuh.
Menurut Arvi, tersangka mengakui tanaman ganja tersebut ditanam untuk dikonsumsi pribadi dan digunakan bersama rekan-rekannya.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu paket ganja, tiga batang tanaman ganja, serta delapan batang bibit ganja yang ditanam dalam pot dan pekarangan rumah.
“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Bukittinggi,” ujar Arvi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Bukittinggi untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 610 Ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Pewarta : Sari
Editor : Linda Fang
















