TINOMBALA.COM, Bukittinggi — Estafet kepemimpinan di Komando Distrik Militer (Kodim) 0304/Agam resmi berganti. Setelah lebih dari setahun memimpin satuan yang membawahi wilayah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, S.I.P., menyerahkan tongkat komando kepada Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., dalam acara pisah sambut yang digelar di Gedung Manunggal Kodim 0304/Agam, Bukittinggi, Senin 13 Juli 2026.
Pergantian komandan berlangsung sederhana namun sarat makna. Sejumlah perwira, prajurit, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para mitra kerja Kodim hadir menyaksikan momentum pergantian kepemimpinan tersebut.
Bagi Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, masa tugas di Kodim 0304/Agam meninggalkan jejak pengalaman yang tidak ringan. Ia mengenang awal penugasannya yang bertepatan dengan situasi bencana alam di wilayah Agam dan Bukittinggi. Menurut dia, berbagai tantangan hanya dapat dilalui berkat soliditas prajurit serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Saat pertama kali saya bertugas di Kodim 0304/Agam, wilayah ini sedang menghadapi kondisi bencana. Banyak suka dan duka yang kita lalui bersama selama lebih dari satu tahun saya memimpin. Terima kasih kepada seluruh prajurit dan semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Setelah menyelesaikan tugasnya di Agam, Slamet mendapat penugasan baru di Markas Besar TNI. Kepergiannya menandai berakhirnya satu periode kepemimpinan yang diwarnai penanganan kebencanaan dan penguatan sinergi lintas sektor di daerah.
Tongkat estafet kemudian diterima Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro. Perwira menengah TNI Angkatan Darat asal Painan, Sumatera Barat, itu menegaskan tidak akan memulai dari nol. Ia memilih melanjutkan program-program yang telah berjalan sembari memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Mudah-mudahan saya dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Saya berharap dapat bekerja sama dengan seluruh prajurit, Forkopimda, dan seluruh stakeholder untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis oleh Dandim sebelumnya,” katanya.
Bagi Viko, penugasan di wilayah Sumatera Barat memiliki makna tersendiri. Kesempatan mengabdi di kampung halaman menjadi motivasi untuk memperkuat peran Kodim 0304/Agam dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada pejabat lama, pemberian ucapan selamat kepada pejabat baru, dan foto bersama. Pergantian komandan itu bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, melainkan penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan TNI di Agam dan Bukittinggi untuk menjaga stabilitas wilayah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat (Sari)
Editor : Linda Fang



















