TINOMBALA.COM, Agam — Bencana bisa datang tanpa aba-aba. Karena itu, kemampuan menyelamatkan diri perlu dikenalkan sejak dini. Pesan inilah yang dibawa Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam saat memberikan edukasi kebencanaan kepada siswa SD 04 Simaung, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut turut didampingi personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Para siswa diajak mengenali berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar, sekaligus memahami langkah yang harus dilakukan ketika situasi darurat terjadi.
Tim BPBD Agam menyampaikan materi dengan cara sederhana agar mudah dipahami anak-anak. Mereka diberikan pengetahuan mengenai pengenalan potensi bencana, tindakan penyelamatan diri, pentingnya tetap tenang, serta mengikuti arahan petugas ketika bencana terjadi.
Personel Satgas TMMD ke-129 turut mendampingi kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan. Kesiapsiagaan, menurut mereka, tidak hanya dibutuhkan ketika bencana telah terjadi, tetapi harus dibangun sebelum ancaman itu datang.
Bagi anak-anak SD 04 Simaung, edukasi tersebut menjadi bekal menghadapi keadaan darurat. Pengetahuan sederhana tentang mencari tempat aman, tidak panik, dan mengikuti petunjuk petugas dapat membantu mereka mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi bencana.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya tanggap bencana di Kecamatan Palupuh. Edukasi kepada siswa diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi turut diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sehingga kesadaran untuk bersiap menghadapi bencana tumbuh dari lingkungan paling kecil. (Novita Sari)



















