Buol Sulteng — Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Buol disebut PLN ULP Leok terjadi akibat defisit daya pembangkit, bukan dampak program Buol Terang. Tujuh mesin pembangkit darurat telah tiba dan ditargetkan beroperasi pada akhir Oktober 2026.
Dalam keterangannya, manajemen PLN ULP Leok menjelaskan sejumlah mesin PLTD Leok mengalami gangguan dan menjalani pemeliharaan. Sebagian unit masih menunggu suku cadang.
Manajemen PLN ULP Leok juga menyatakan penambahan titik layanan melalui program Buol Terang tidak berdampak signifikan terhadap beban sistem kelistrikan.
Menurut keterangan PLN, tujuh mesin darurat tiba di Buol pada 15 Oktober 2026 dan sedang menjalani persiapan teknis. PLN menargetkan seluruh unit beroperasi pada akhir bulan ini, jika proses pemasangan berjalan tanpa kendala.
PLN ULP Leok menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan menyatakan petugas terus berupaya memulihkan pasokan listrik.
PLN menyebut defisit daya dan gangguan mesin sebagai penyebab pemadaman. Tujuh mesin cadangan telah tiba, tetapi masih dalam tahap persiapan teknis.
Kedatangan mesin belum otomatis mengakhiri pemadaman. Kepastian pemulihan akan terlihat dari realisasi target operasi dan kestabilan pasokan listrik bagi masyarakat Buol. (RS)
Editor Juma Usman





















