Bukittinggi — Sebanyak 140 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Patuh Singgalang yang berlangsung selama 14 hari untuk menekan pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan di wilayah Bukittinggi.
Personel tersebut berasal dari Polri, Kodim 0304/Agam, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Polisi Militer.
Operasi dilaksanakan melalui patroli bergerak (hunting) dan penjagaan stasioner di sejumlah titik rawan pelanggaran. Petugas tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan.
Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto mengatakan, operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Pengendara diimbau melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk pengaman, mematuhi rambu, serta tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara. Kondisi kendaraan juga harus laik jalan.
Melalui operasi ini, kepolisian berharap pelanggaran lalu lintas dan risiko kecelakaan dapat ditekan sehingga keamanan dan ketertiban di jalan raya semakin terjaga. (Novita Sari)





















