Breaking News

Home / Nasional

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:35 WIB

Jaring KPK Melejit, Bupati Kolaka Timur OTT

Tinombala.Com// Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan telah menyita uang senilai Rp 200 juta dalam operasi tangkap tangan atau OTT di tiga wilayah pada Kamis, 7 Agustus 2025. Operasi penangkapan tersebut berlangsung di Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

“Baru Rp 200 juta,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dimintai konfirmasi wartawan pada Jumat, 8 Agustus 2025.

KPK juga menangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis pada Kamis, 7 Agustus 2025. Fitroh mengatakan kader Partai NasDem itu akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK pada hari ini, Jumat, 8 Agustus

“Pukul 15.00 WIB insyaallah tiba di KPK,” kata Fitroh.

Saat ini, Abdul Azis sedang menjalani pemeriksaan di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Aziz ditangkap setelah mengikuti Rapat Kerja Nasional Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan

Sebelumnya, KPK telah menangkap tujuh orang dalam OTT ini. Pelaksana tugas Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan tujuh orang itu ditangkap setelah lembaga antirasuah menggelar OTT di dua wilayah, yaitu Jakarta dan Sulawesi Tenggara.

“Tim yang berada di Jakarta membawa tiga orang, kemudian tim dari Kendari atau Sulawesi Tenggara menangkap empat orang. Jadi sudah ada tujuh orang sampai saat ini,” tutur Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Asep menjelaskan, operasi tangkap tangan ini berkaitan dengan kasus suap pembangunan rumah sakit dengan pagu anggaran sebesar Rp 150 miliar. Namun dia menolak menjelaskan lebih detail lokasi rumah sakit yang tengah dibangun hingga terjaring kasus suap itu.

Dia mengatakan kasus suap ini menjerat sejumlah pihak swasta dan penyelenggara negara. Mereka melakukan suap dalam pembangunan rumah sakit tersebut. “Dana alokasi khusus pembangunan rumah sakit serta peningkatan kualitas atau status rumah sakit seperti itu,” ucap Asep.

Baca Juga:  Pesan Imlek Ketum PROBO: Rawat Persatuan, Kawal Pemerintahan Pro Rakyat

(Sumber Berita Tempo – M. Raihan Muzakki)

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Sembako Murah di Kemayoran: Kolaborasi Pemkot dan Kadin Redam Tekanan Harga Ramadan

Nasional

Umat Hindu Rayakan Melasti Dipantai Bokat

Nasional

Bank BRI Unit Diapati Bunobogu Segel Bangunan Yang Bukan Objek Jaminan Nasabah

Jabodetabek

Wali Kota Jakarta Pusat Larang Rekayasa AI dalam Tindak Lanjut Aduan Warga

Nasional

Memperkuat ASN, Mendorong Transformasi Birokrasi Buol

Nasional

Amaran WHO Diabaikan, HIV Terus Mengganas

Jabodetabek

Kerja Bakti PPSU dan SDA, Genangan di Cengkareng Barat Surut

Jabodetabek

Mahasiswa Datangi Balai Kota BEM STIAMI Serahkan Aduan Infrastruktur hingga Ekonomi ke Wali Kota Jakarta Pusat