Mamuju, Tinombala.Com// Amarah warga Desa Sarjo, Pasangkayu, akhirnya memuncak setelah terjadinya tragedi pembunuhan karyawati PNM. Rumah pelaku pembunuhan tersebut dibongkar paksa oleh warga hingga rata dengan tanah.
Insiden ini telah merenggut satu nyawa, menghancurkan satu keluarga, dan membuat seluruh kampung berduka. Rumah yang dulunya berdiri megah kini hanya tersisa puing-puing.
Penyesalan datang saat semuanya sudah terlambat. Hanya karena emosi sesaat, hidup pun berubah selamanya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya mengendalikan emosi dan mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan yang diambil.
Pelaku pembunuhan karyawati PNM tersebut saat ini sedang dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Pasangkayu. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mengantongi cukup bukti dari hasil penyelidikan intensif, keterangan saksi, serta hasil autopsi tim forensik RS Bhayangkara Mamuju . (TB)

















