Buol, Tinombala.Com// Masyarakat Desa Lonu, Kecamatan Bonobogu, Kabupaten Buol, menolak kehadiran PT Hardaya Inti Plantation (HIP) yang ingin melakukan survei lahan untuk perkebunan kelapa sawit. Masyarakat khawatir bahwa kegiatan perusahaan akan merusak lingkungan dan mengancam keberadaan hutan yang menopang ekosistem setempat.

Pantauan Tinombala Jum’at 26 September 2025 Penolakan masyarakat didukung oleh mahasiswa dan pemuda perantau yang berasal dari Desa Lonu. Mereka menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga kampung halaman dari ancaman kerusakan lingkungan dan hilangnya kedaulatan rakyat.

” Masyarakat juga menuntut pemerintah daerah dan pusat untuk mencabut izin HGU PT HIP dan mengembalikan lahan kepada masyarakat yang selama ini mengelola dan bergantung pada tanah tersebut.
Mohammad Iqbal, mahasiswa Buol yang sedang menempuh studi di Gorontalo, menyatakan Minggu 28 September 2025 menegaskan penolakan keras terhadap upaya dugaan PT HIP menjaja melakukan survei lahan di Desa Lonu. Iqbal menegaskan bahwa tanah tersebut bukan hanya ruang hidup, tetapi juga simbol harga diri masyarakat Buol, ” Ucapnya.

Situasi memanas ketika masyarakat menemukan bahwa aktivitas survei telah berlangsung hampir sepekan dengan pengawalan sekitar sepuluh aparat kepolisian. Kehadiran aparat ini memicu kemarahan warga, yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pembiaran pemerintah terhadap perusahaan yang mengabaikan keputusan desa, Tutur Iqbal. (TB)





















