Breaking News

Home / Buol / Daerah

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:32 WIB

Negara di Ujung Telepon, Buol Siapkan Layanan Darurat 112

Foto Istimewa Diskominfo

Foto Istimewa Diskominfo

Tinombala.com, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol mulai menata ulang respons negara dalam situasi darurat. Melalui persiapan implementasi Layanan Panggilan Darurat 112, pemerintah daerah ini berupaya menghadirkan satu pintu pengaduan krisis yang bisa diakses warga tanpa pulsa-gratis, kapan saja.

Langkah itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, di ruang rapat wakil bupati, Rabu, 21 Januari 2026. Rapat tersebut melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta sejumlah organisasi perangkat daerah yang selama ini menjadi garda depan penanganan keadaan darurat.

“Layanan 112 bukan sekadar nomor telepon. Ia adalah wajah kehadiran negara saat warganya berada dalam situasi paling genting,” kata Nasir dalam rapat itu.

Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Moh. Yamin Rahim, pemerintah daerah membedah kesiapan teknis sekaligus kerumitan koordinasi lintas sektor-mulai dari infrastruktur jaringan, pusat kendali panggilan, hingga skema distribusi laporan ke instansi terkait seperti kepolisian, pemadam kebakaran, dinas kesehatan, perhubungan, dan lingkungan hidup.

Rapat itu dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Buol Ikhlasiani T. Tonggil, serta perwakilan Satpol PP, Polres Buol, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup. Mereka membahas satu persoalan krusial: bagaimana memastikan laporan warga tidak berhenti di meja operator, melainkan berujung pada tindakan cepat di lapangan.

Selama ini, penanganan keadaan darurat di daerah kerap terhambat oleh tumpang tindih kewenangan dan jalur komunikasi yang berbelit. Layanan 112 dirancang untuk memangkas hambatan itu—menjadi pusat panggilan terpadu bagi kejadian kebakaran, kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, bencana alam, hingga kondisi medis gawat darurat.

Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan layanan ini dapat segera dioperasikan secara optimal. Taruhannya bukan sekadar keberhasilan program, melainkan kepercayaan publik: apakah negara benar-benar hadir ketika warganya berada dalam kondisi paling rapuh.

Baca Juga:  IPTU Efendi Resmi Jabat Kapolsek IV Angkek Candung

Jika berjalan sesuai rencana, 112 akan menjadi nomor yang dihafal warga—bukan karena sering digunakan, tetapi karena memberi rasa aman bahwa dalam keadaan darurat, bantuan hanya sejauh satu panggilan. (Reiyna/Red)

Share :

Baca Juga

Bukittinggi Sumatera

SMSI Bukittinggi Siapkan Program Sosial, Pendidikan hingga Pariwisata

Buol

Sapi Berkantor, Negara Absen di Desa Momunu

Buol

Tertib Pajak Dimulai dari Aparat, Satpol PP Buol Ikuti Sosialisasi SPT

Buol

Tak Banyak yang Tahu, Anggota DPRD Buol Ini Ternyata Pernah Mengabdi dari Garis Depan Kesehatan

Bukittinggi Sumatera

TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Agam, Bangun Akses Jalan dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Buol

Bupati Buol Himbau Peserta Kontingen POL PP-Damkar Menjaga Nama Baik Kabupaten Buol Ditingkat Provinsi

Bukittinggi Sumatera

Polresta Bukittinggi Tebar Takjil, Ramadan Jadi Ruang Mendekatkan Diri ke Warga

Buol

Di Ujung Masa Jabatan, Kajati Sulteng Kunjungi Kejaksaan Buol
error: Konten ini dilindungi hak cipta!