TINOMBALA.COM, Tolitoli Sulawesi Tengah — Kejaksaan Negeri Tolitoli menyembelih empat ekor sapi kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu, 27 Mei 2026. Penyembelihan dilakukan di pelataran mess Kejaksaan Negeri Tolitoli dan dihadiri jajaran pegawai serta pejabat internal kejaksaan.
Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi para kepala cabang kejaksaan negeri, Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Pidana Khusus, Kepala Seksi Pidana Umum, serta seluruh staf dan pegawai lingkup Adhyaksa.
Ibnu Firman mengatakan ibadah kurban menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Dari pengorbanan kita belajar ikhlas. Momentum ini menginspirasi kita untuk terus berbagi kebahagiaan kepada saudara-saudara kita tanpa melihat strata maupun status sosial,” kata Ibnu Firman kepada wartawan usai penyembelihan hewan kurban.
Menurut dia, dana pembelian empat ekor sapi berasal dari sumbangan mandiri para pegawai di lingkungan Kejari Tolitoli. Para pegawai kemudian membentuk empat kelompok, masing-masing terdiri atas tujuh orang, untuk mengelola satu ekor sapi kurban.
Setelah penyembelihan, daging kurban dipotong kecil-kecil lalu dikemas ke dalam kantong plastik dengan berat sekitar satu kilogram per paket. Ratusan paket daging itu selanjutnya dibagikan kepada masyarakat penerima yang sebelumnya telah menerima kupon kurban.
“Hewan yang telah dikurbankan dibagikan kepada warga yang berhak dan layak menerima,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan perintah agama yang mengandung nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama, terutama pada momentum Iduladha.
Salah seorang penerima daging kurban, Faje, 35 tahun, mengatakan pembagian hewan kurban oleh Kejari Tolitoli telah rutin dilakukan setiap tahun.
“Setiap Iduladha saya selalu menerima daging kurban dari Kejari Tolitoli. Semoga apa yang dilakukan jajaran Kejari tahun ini mendapat ridho Allah SWT,” katanya.
Liputan : Aco Amir
Editor : Linda Fang
















