Breaking News

Home / Hukum & Kriminal / Sulsel

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:12 WIB

Usai Wisatawan Remaja Tewas di Apparalang, Terungkap Fakta yang Membuat Pemkab Bulukumba Bertindak Cepat

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Bulukumba Sulsel — Pemerintah Kabupaten Bulukumba bergerak cepat merespons insiden tragis yang menewaskan seorang wisatawan remaja di kawasan wisata Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari. Selain melakukan evaluasi menyeluruh, pemerintah daerah berencana mengambil alih pengelolaan destinasi wisata tersebut yang selama ini diketahui beroperasi tanpa izin resmi.

Keputusan itu mencuat setelah peristiwa nahas yang merenggut nyawa Elmi Febrianti (17), seorang pengunjung yang dilaporkan terseret ombak saat berada di kawasan wisata Apparalang.

Bupati Bulukumba, mengungkapkan bahwa pengelolaan Apparalang selama ini berada di bawah sebuah yayasan dan belum mengantongi izin resmi. Temuan itulah yang menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk melakukan penataan dan pengambilalihan pengelolaan kawasan wisata tersebut.

“Pengelolanya yayasan dan tanpa izin. Akan diambil alih pemerintah pengelolaannya,” kata Andi Muchtar.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung, legalitas pengelolaan, serta pengawasan terhadap destinasi wisata yang memiliki tingkat risiko tinggi, terutama yang berada di kawasan pesisir.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga mulai mengusut insiden yang menewaskan remaja tersebut. Kapolres Bulukumba, , melalui Kasat Reskrim Polres Bulukumba, , menyatakan penyelidikan telah dibuka guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

Penyidik akan mendalami berbagai aspek, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian, ketersediaan fasilitas keselamatan, hingga legalitas pengelolaan objek wisata yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan di Bulukumba.

Peristiwa yang merenggut nyawa Elmi Febrianti itu kini menjadi perhatian publik. Selain menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban, tragedi tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai standar keamanan dan pengawasan di kawasan wisata alam yang ramai dikunjungi masyarakat.

Hasil penyelidikan kepolisian dan evaluasi pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi dasar pembenahan menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. (**)

Baca Juga:  Petaka di Balik Emas Ilegal: Satu Nyawa Melayang dalam Operasi Gabungan di Gunung Halimun Salak

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Kejati Sulteng Tetapkan Amuri Mohammad Sebagai Tersangka Dalam Kasus Korupsi DAK 2021

Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuh Ayah Kandung

Hukum & Kriminal

Polisi Gerebek Sabung Ayam di Desa Sambaliwali 

Hukum & Kriminal

Polres Buol Tangkap Residivis Kasus Penganiayaan Farida Umar 

Hukum & Kriminal

Hukum Baru, Masa Depan Baru, Zina Dan Kumpul Kebo Diambang Pidana

Buol

Perkelahian Berdarah di Buol, Seorang Warga Tewas Ditusuk

Hukum & Kriminal

Kasus Pembunuhan Serla Pangeran Di Perkebunan Kelapa Sawit PT HIP Di Buol Kembali Viral

Hukum & Kriminal

Ketua BK DPRD Buol Tindak Lanjuti laporan polisi bernomor LP/B/84/III/2025/SPKT/Polres Buol/Polda Sulteng