Kerangka jembatan telah disingkirkan, tetapi kepastian pembangunan pengganti belum juga ditentukan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta masih berkutat pada tahap perencanaan teknis.
TINOMBALA COM, Jakarta — Kerusakan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat tertabrak truk pengangkut alat berat telah ditangani dengan mengevakuasi seluruh bagian jembatan yang rusak. Namun, bagi warga yang setiap hari melintasi kawasan itu, pemulihan belum benar-benar dimulai. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih berada pada tahap penyusunan perencanaan teknis sebelum pembangunan kembali dilakukan.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan pembangunan kembali JPO Tendean belum dapat dipastikan waktunya karena harus melalui proses kajian dan perencanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Adapun mengenai pembangunan kembali JPO Tendean, Dinas Bina Marga terlebih dahulu akan menyusun perencanaan teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengingat proses tersebut memerlukan kajian lebih lanjut, saat ini belum dapat dipastikan waktu pelaksanaan pembangunan kembali JPO tersebut,” ujar Siti Rabu, 15 Juli 2026
Pernyataan itu menegaskan bahwa meski proses evakuasi telah rampung, tahapan berikutnya masih berada di meja perencanaan. Belum ada kepastian kapan konstruksi baru dimulai maupun kapan JPO tersebut kembali dapat digunakan masyarakat.
Kondisi ini membuat pengguna jalan, khususnya pejalan kaki yang biasa memanfaatkan JPO Tendean, masih harus menunggu kepastian dari pemerintah. Di tengah padatnya lalu lintas di kawasan Tendean, keberadaan JPO menjadi fasilitas penting untuk menjamin keselamatan penyeberang jalan.
Hingga kini, Dinas Bina Marga belum mengumumkan target waktu penyelesaian kajian maupun jadwal pembangunan kembali JPO tersebut. Fokus pemerintah masih tertuju pada penyusunan perencanaan teknis sebagai dasar pelaksanaan proyek. (DY)
Editor : Linda Fang



















