Breaking News

Home / Nasional

Senin, 23 Februari 2026 - 15:40 WIB

Menyisir Ulang Data Warga, Jakpus Turunkan 163 Petugas Verifikasi DTSEN

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Tinombala.com, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mulai menyisir ulang data kesejahteraan warganya. Di tengah sorotan soal ketepatan sasaran bantuan sosial, ratusan petugas disiapkan untuk memverifikasi pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai tak lagi sepenuhnya akurat.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Denny Ramdany, membuka bimbingan teknis tata cara verifikasi usulan pembaruan DTSEN di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin (23/2). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Badan Pusat Statistik DKI Jakarta dan diikuti pendamping sosial dari 48 kelurahan serta aparatur Satuan Pelaksana Sosial di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat.

“Ratusan petugas akan diturunkan untuk melakukan pendataan karena terindikasi banyak data yang sudah tidak akurat,” ujar Denny. Ia berharap para peserta memahami betul mekanisme verifikasi yang akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, agar data yang dihimpun di lapangan benar-benar mencerminkan kondisi riil warga.

Baca Juga:  Serikat Pekerja Media Dibentuk di Bukittinggi, Soroti Perlindungan dan Kesejahteraan Wartawan

Menurut Denny, akurasi data menjadi kunci agar bantuan sosial pemerintah tak meleset dari sasaran. Pendamping sosial diharapkan bekerja cermat dan objektif, memastikan setiap perubahan kondisi ekonomi warga tercatat dengan benar, siapa yang masih berhak menerima, siapa yang sudah tak lagi memenuhi kriteria.

Sekretaris Dinas Sosial DKI Jakarta, Nakwan Ferizan Ginting, menambahkan bahwa bimtek ini digelar pada 23–27 Februari 2026 di lima wilayah kota. Total peserta mencapai 1.103 orang, dengan 163 di antaranya berasal dari Jakarta Pusat. Ia menekankan keberhasilan verifikasi DTSEN bergantung pada peran aktif wali kota, camat, dan lurah.“Sehingga terwujud data kesejahteraan sosial yang mutakhir dan berkualitas di Jakarta,” ujarnya. Di atas kertas, pembaruan data adalah pekerjaan administratif. Di lapangan, ia menentukan wajah keadilan distribusi bantuan. (Dy)

Share :

Baca Juga

Nasional

Rizki Pimpin Probo, Aklamasi Warnai Musyawarah

Nasional

Ada 2438 Jiwa Umat Hindu Kabupaten Buol Hadiri Dharma Santhi Nyepi 1947/2025 Masehi

Jabodetabek

Merebut Kembali Trotoar Tanah Abang

Nasional

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Buol Bersama Stakeholder Gelar Penanaman Jagung Serentak

Nasional

Mengurangi Ketergantungan Energi Fosil, QMB – HYNC Pelopori Inovasi Transisi Energi Dalam Kawasan IMIP

Jabodetabek

Mahasiswa Datangi Balai Kota BEM STIAMI Serahkan Aduan Infrastruktur hingga Ekonomi ke Wali Kota Jakarta Pusat

Jabodetabek

Trotoar Dikepung Parkir Dan PKL Pemkot Jakarta Pusat Turun Tangan

Nasional

Bayan Pesan Untuk Umat: Oleh Hadraji Maulana Saad Al khandalawi