TINOMBALA.COM, Padang — Polda Sumatera Barat merotasi sejumlah pejabat utama dan delapan kepala kepolisian resor (Kapolres) dalam satu rangkaian serah terima jabatan di Mapolda Sumbar, Selasa 28 Juli 2036. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus langkah memperkuat pelayanan kepolisian di daerah.
Upacara yang dipimpin Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di Ruang Jenderal Soekanto berlangsung dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, pakta integritas, serta pemasangan tanda jabatan. Hadir dalam kegiatan itu Wakapolda Sumbar, pejabat utama, para Kapolres jajaran, dan pengurus Bhayangkari.
Rotasi menyentuh sejumlah posisi strategis di tingkat Polda. Jabatan Karolog diserahterimakan dari Brigjen Pol Faried Zulkarnain kepada Kombes Pol Tunggul Sinatrio. Faried selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kepala BNNP Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kapolda juga melantik Kombes Pol Riki Kurniawan sebagai Direktur Intelkam menggantikan Kombes Pol Dwi Mulyanto yang berpindah tugas ke Polda Riau. Jabatan Direktur Samapta kini diemban AKBP Andre Anas menggantikan Kombes Pol Akmadi yang dipromosikan menjadi Kabid Humas Polda Riau. Sementara posisi Direktur Pengamanan Objek Vital dipercayakan kepada Kombes Pol Alex Prawira menggantikan Kombes Pol Yessi Kurniati yang mengikuti pendidikan pengembangan tingkat tinggi.
Perombakan juga terjadi di tingkat kewilayahan. Delapan Polres dipimpin pejabat baru, yakni AKBP Ricky Ricardo sebagai Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Irwan Andeta sebagai Kapolres Payakumbuh, AKBP Masnoni sebagai Kapolres Agam, AKBP Adirawa Permana Anggawisastra sebagai Kapolres Pasaman, AKBP Andreanaldo Ademi sebagai Kapolres Solok Selatan, AKBP Agung Pranajaya sebagai Kapolres Pariaman, AKBP Rini Anggraini sebagai Kapolres Solok, serta AKBP Marwan Fajrin sebagai Kapolres Tanah Datar.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier dan dinamika organisasi Polri. Menurut dia, pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas serta melanjutkan program yang telah berjalan.
“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh jajaran,” ujar Susmelawati.
Ia menambahkan, rotasi bukan sekadar pergantian nama di struktur organisasi, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum kepada masyarakat.
Rangkaian sertijab ditutup dengan acara pisah sambut sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan bagi para pejabat yang menerima amanah baru. (Sari/Red)
Sumber Humas Polda Sumbar



















