Palu, Tinombala.Com// Mega proyek pembangunan tanggul yang berfungsi sebagai penahan abrasi di sepanjang bantaran pantai Taalise Kelurahan Mantikulore kota Palu terus dikebut oleh pelaksana proyek Rudi Candra PT Sapta Unggul .
Pantauan media ini di lokasi pengerjaan nampak beberapa alat berat excavator bersama pekerja lainnya disibukan dengan pengerukan galian pada bagian depan pintu masuk sekolah SMK Negeri 7 Palu
” Sementara itu di tempat lain terlihat satu unit excavator sedang melakukan pengerukan material pasir pantai dan material tersebut di buat seperti tumpukan penahan arus ombak.
Mega proyek pembangunan tanggul pantai Talise ini brondol anggaran Rp.278 milyar yang bersumber dari dana Loan – JICA mulai dikerja sejak Bulan November 2023 hingga kini progres pengerjaan terus di kebut dan diawasi oleh BPJN Sulawesi Tengah dan terdiri dari beberapa item penting, seperti:
✓ Pemasangan boks calvert pracetak yang berfungsi sebagai drainase saluran pembuangan air.
✓ Pemasangan konstruksi besi bertulang pada sisi kiri dan kanan tanggul untuk memperkokoh dinding tahan gempa serta hantaman ombak saat air laut pasang.
Proyek ini bertujuan untuk melindungi kawasan pantai Talise dari abrasi dan ancaman lainnya, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat setempat.
Rusmin Warga yang bermukim tak jauh dari lokasi proyek menjelaskan minggu, 13 Juli 2025 mega proyek ini sudah lama di kerjakan oleh rekanan subkontrak PT Sapta Unggul, ” Ucap Rusmin.
Ia pak. ” kami lihat pengerjaan proyek ini dilapangan terus di kebut, Kontraktor pelaksana, terus mengejar progres pengerjaan, ” Ungkap Rusmin. (Tim)

















