Catatan Kopi Pahit Redaksi
Tinombala.Com// Berangkat gagah membawa nama, tugas mulia demi rakyat. Langkah disusun seolah memburu, namun mata tak melihat yang seharusnya dituju.
Wilayah tambang jadi panggung sandiwara
Jejak di tinggal tapi bukan untuk perkara nyata. Tak satu pelaku dibawa pulang, tas mereka makin menggembung.
Bukan cari hasil, katanya lantang.
Tapi pulang bawa “oleh-oleh”
Tak ada laporan, tak ada bukti nyata, hanya batu logam melekat di saku celana.
Operasi berubah jadi safari sunyi berburu bawa nama institusi tapi hasilnya pribadi. Jika ini namanya pengabdian, maka rakyat cuma jadi penonton permainan
Bumi hancur, tambang emas jadi arena
Cukong dapat banyak rakyat dapat sedikit.















