Tinombala.com, Buol Sulteng — Komitmen penanganan stunting di Kabupaten Buol kembali diuji. Selasa, 3/03/2026, Bupati Buol bersama Shinta Triwibowo menjenguk seorang bayi penderita stunting di RSUD Mokoyurli. Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan penanganan medis dan intervensi gizi berjalan optimal.
Bayi bernama Rafathar, asal Desa Lokosidi, tengah menjalani perawatan intensif akibat gangguan pertumbuhan. Di ruang perawatan anak, Bupati berdialog langsung dengan dokter dan manajemen rumah sakit guna mengetahui perkembangan kesehatan pasien, termasuk asupan nutrisi serta langkah lanjutan yang diperlukan.
“Kami ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Buol mendapatkan pelayanan medis terbaik dan intervensi gizi yang cepat. Tidak boleh ada keterlambatan,” tegas Bupati saat ditemui usai kunjungan. Ia menyebut penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya di fasilitas kesehatan, tetapi juga di tingkat keluarga dan desa.
Ketua TP-PKK Buol, Shinta Triwibowo, turut memberikan dukungan moral kepada orang tua Rafathar. Ia menekankan pentingnya pola asuh yang tepat, sanitasi lingkungan yang bersih, serta pemantauan rutin di posyandu. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan tambahan berupa nutrisi dan kebutuhan bayi.
Shinta meminta kader PKK di Desa Lokosidi agar lebih proaktif mendampingi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting. Menurutnya, pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kondisi sudah memburuk.
Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, PKK, hingga pemerintah desa. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa penanganan stunting bukan sekadar program, melainkan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi daerah.
Pewarta: Reiyna
Editor : Linda Fang

















