Breaking News

Home / Sigi Sulteng / Sulteng

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:07 WIB

Bupati Sigi Perjuangkan Jalan Tembus ke Masamba, Pipikoro Ditarget Tak Lagi Terisolir

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, SIGI Sulawesi Tengah — Bupati bersama Ketua DPRD Kabupaten Sigi melakukan kunjungan silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Pipikoro di Desa Peana, belum lama ini. Dalam pertemuan itu, warga Dusun II menyampaikan sejumlah persoalan mendesak, mulai dari usulan pemekaran desa hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pegunungan yang selama ini sulit dijangkau.

Di hadapan masyarakat, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah memperjuangkan pembukaan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten dengan wilayah Masamba . Menurut dia, konektivitas antardaerah menjadi program prioritas untuk membuka keterisolasian Kecamatan Pipikoro.

“Untuk memperjuangkan infrastruktur jalan tembus Kabupaten Luwu Utara-Masamba, iya, karena program saya untuk membuka konektivitas antara Sigi dengan Masamba supaya akses jalan Pipikoro terbuka dan kita tidak lagi terisolir,” kata Bupati .

Dalam dialog tersebut, Bupati Mohamad Rizal Intjenae, juga menjelaskan bahwa pemekaran desa di Kecamatan Pipikoro pernah dilakukan pada 2015. Saat itu, jumlah desa bertambah dari 13 menjadi 19 desa setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri memberikan izin khusus bagi wilayah terpencil guna memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan.

Menurut dia, akan memperjuangkan pemekaran desa sambil menunggu regulasi terbaru dari pemerintah pusat.

“Untuk sekarang belum bisa dilakukan karena masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat. Tetapi kami tetap berupaya memperjuangkan pelayanan di wilayah yang jaraknya berjauhan sangat kuat,” ujarnya.

Rizal mengaku memahami kondisi Pipikoro karena telah lama mengikuti perkembangan wilayah tersebut sejak Kabupaten Sigi terbentuk. Salah satu fokus pemerintah daerah, kata dia, ialah membuka akses jalan penghubung antarwilayah pegunungan agar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah.

Ia menyebut pemerintah daerah tengah memperjuangkan pembukaan jalur Gimpu–Peana hingga Kalamanta agar dapat tembus pada masa kepemimpinannya. Selain itu, ruas jalan Lembantongoa–Sausu disebut sudah memasuki tahap pengerjaan.

Baca Juga:  Drainase Ratusan Juta Dipertanyakan, Diduga Melenceng dari Fungsi Irigasi Petani

“Kalau jalan itu selesai, masyarakat bisa langsung menuju Sausu kemudian tembus ke Palolo. Sekarang juga ada pembukaan jalan melalui kerja sama pemerintah provinsi dan program Tentara Manunggal Membangun Desa,” katanya.

Pertemuan berlangsung sederhana namun penuh antusiasme. Tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga Dusun II Desa Peana tampak aktif menyampaikan harapan agar pembangunan di wilayah pegunungan dapat dipercepat, terutama infrastruktur dasar yang dinilai masih tertinggal dibanding daerah lain.

Dalam kesempatan itu, Rizal juga mengungkapkan rencana masuknya investasi sektor perkebunan dan peternakan di Kecamatan Pipikoro. Investasi tersebut disebut berasal dari pengusaha yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah daerah dan kini menunggu hasil kajian dari .

Menurut Rizal, investasi tersebut diarahkan tetap ramah lingkungan dan sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam Pipikoro. Pemerintah daerah juga berjanji memberikan bantuan alat pertanian berupa hand tractor serta memprioritaskan pengembangan sektor pertanian masyarakat.

Sementara itu, Camat Pipikoro, Wessy, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Sigi bersama rombongan, termasuk Ketua DPRD dan anggota DPRD daerah pemilihan III, Ia berharap perhatian pemerintah terhadap Pipikoro terus berlanjut, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat pedalaman. (Hb/TB)

Share :

Baca Juga

Buol

Hari Pahlawan di Buol: Kapolres Pimpin Tabur Bunga di Laut

Palu

Proyek Jaringan Irigasi (DI) Gumbasa Sudah Di Fungsikan, Warga Apresiasi Kinerja PT.Nindia Karya

Buol

Warga Lokodidi Bersyukur, Jalan Desa dan Pelabuhan Akan Diperbaiki

Buol

Golkar Buol Tak Mau Terpuruk Lagi, Konsolidasi Besar Dimulai dari Desa

Daerah

Banjir Mengambang Di Palu, Flyover Pantoloan Terendam

Buol

Kecamatan Tiloan Dihantam Banjir Wilayah Kalaka Terisolir

Buol

Diduga Tambang Sirtu CV Rajawali Beroperasi di Luar IUP, Warga Khawatir Jembatan Lemuli Terancam

Palu

Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan, Sekprov Sulteng Tekankan Kolaborasi Semua Pihak 
error: Konten ini dilindungi hak cipta!