TINOMBALA.COM, Tolitoli Sulteng — Antrean Pertalite menyita waktu warga Kabupaten Tolitoli. Kendaraan mengular di SPBU, sementara pasokan yang tersendat membuat warga harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan BBM.
Kini pasokan disebut mulai pulih. Kapal tanker telah tiba di Terminal BBM Tolitoli, Desa Lalos. Besok, Jum’at 18 September 2026, normalisasi pasokan diuji. Apakah antrean benar-benar terurai?
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chairuddin, S.E., menyampaikan informasi tersebut melalui akun Facebook pribadinya setelah melakukan pemantauan langsung di TBBM Tolitoli.
Menurut Chairuddin, kedatangan kapal tanker kamis 17 September 2026 diharapkan membuat penyaluran Pertalite ke sejumlah SPBU kembali normal. Volume penyaluran diperkirakan kembali mencapai 16 KL atau sekitar 16.000 liter setiap penyaluran.
Bagi warga, ukuran normalisasi bukan sekadar volume pasokan. Ukurannya sederhana, berapa lama harus mengantre dan apakah Pertalite tersedia saat kendaraan tiba di SPBU.
Masyarakat diimbau tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan dikhawatirkan mengganggu kelancaran distribusi dan mengurangi kesempatan masyarakat lain mendapatkan BBM.
Besok menjadi ujian bagi pasokan Pertalite Tolitoli. Apakah kedatangan tanker benar-benar mampu mengurai antrean di SPBU? (Aco)





















