Breaking News

Home / Sulteng

Minggu, 16 Maret 2025 - 13:35 WIB

Dinas PUPR Sulteng Lanjutkan Pembangunan Oprit Jembatan Boilan II Yang Rusak Menggunakan Tiang Pancang

Buol, Tinombala.com// Proyek pembangunan jembatan Boilan II Desa maniala, Kecamatan Tiloan yang diduga mangkrak dan gagal konstruksi dikerjakan pada tahun 2023-2024 Oleh Kontraktor Jhoni Pongki ( CV Mulia Raya ). Proyek ini Akan kembali dikerjakan dengan Anggaran 3 Milyar Berbandrol APBD Provinsi Sulteng tahun 2025 .

Kepala Bidang Binamarga Sulteng Ir.Asbudianto dimintai Keterangan Sabtu malam 15 maret 2025 Lewat Via telpon WhatsApp menjelaskan, Kerusakan Pembangunan Oprit jembatan tersebut disebabkan pada postur tanah yang labil. Di tahun 2024 penimbunan Oprit jembatan ini dilanjutkan Oleh CV Mulia Raya namun timbunan tidak ada yang bertahan karena postur tanah yang labil, dan pekerjaan yang ada dilapangan saat ini adalah bagian pekerjaan pemeliharaan Masi dalam tanggung jawab kontraktor,” Kata Kabid.

Di tahun 2025 ini kami menganggarkan , melanjutankan pembangunan jembatan Boilan II, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulteng telah merancang oprit jembatan Boilan II menggunakan tiang pancang karena postur tanah yang labil.Tujuan dari penggunaan tiang pancang ini adalah untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan jembatan Boilan II,” Jelasnya

Tiang pancang adalah struktur yang digunakan untuk mendukung beban berat pada Oprit, seperti jembatan, pada tanah yang labil atau tidak stabil.Tiang pancang bekerja dengan cara memindahkan beban ke lapisan tanah yang lebih dalam dan lebih stabil, sehingga mengurangi risiko kerusakan atau kegagalan struktur,” Tuturnya

” Dalam konteks ini, penggunaan tiang pancang pada oprit jembatan dapat membantu, meningkatkan stabilitas tanah, mengurangi risiko kerusakan atau kegagalan struktur, memastikan keamanan pengguna jembatan.

Dengan demikian, perancangan oprit jembatan menggunakan tiang pancang oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulteng, dapat membantu memastikan keamanan dan stabilitas jembatan Boilan II serta mengurangi risiko kerusakan atau kegagalan struktur,” Ungkap Asbudianto. (Red)

Baca Juga:  Ekskavator Terbakar di Tampo Bada, Kemarahan Warga atas Dugaan Tambang Emas Ilegal Memuncak

Share :

Baca Juga

Buol

Kapolres Buol Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional

Sulteng

5 Masa Sulit Dalam Rumah Tangga ini Harus Kamu Lalui Bersama Dengan Pasanganmu

Palu

UMKM Sulawesi Tengah Siap Bersaing di Pasar Global

Buol

Kadis Pendidikan Kabupaten Buol Sebut Tidak Ada Perpanjangan SK Bagi Honorer R4 Atau R5

Sulteng

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Peringati Hari Bumi Sedunia 2025

Buol

Polsek Paleleh Gelar Patroli Dialogis, Warga Dihimbau Jaga Kamtibmas Jelang Pelantikan Bupati

Buol

BLTS di Buol: Kekuatan Data Yang Membingungkan 

Palu

Inspeksi Pimpinan Kejaksaan RI, Menjaga Integritas dan Akuntabilitas di Lingkungan Kejati Sulteng
error: Konten ini dilindungi hak cipta!