Breaking News

Home / Kesehatan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 00:04 WIB

Posyandu di Desa Dopalak, Upaya Puskesmas Paleleh Percepat Penurunan Angka Stunting

Buol, Tinombala.Com// UPT Puskesmas Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menggelar kegiatan Posyandu di Desa Dopalak, Kecamatan Paleleh. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, yang diwakili oleh Noer Lelly, SKM, dan Sunarti Dj. Sahadu, SKM. Mereka mengapresiasi inisiatif UPT Puskesmas Paleleh dalam melaksanakan Posyandu sebagai bentuk pelayanan kesehatan preventif dan promotif.

Kegiatan Posyandu ini mencakup sejumlah layanan, seperti:

1. Pemeriksaan PTM (Penyakit Tidak Menular)
2. Pemeriksaan tumbuh kembang anak
3. Pemeriksaan HBsAG dan HIV
4. Pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan)
5. Kelas bumil dan kelas ibu balita
6. Imunisasi

Kepala UPT Puskesmas Paleleh, Nilawati Onggi, S.T.Keb, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin bulanan yang bertujuan mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas.

Dengan kolaborasi antara Dinas Kesehatan, UPT Puskesmas Paleleh, kader Posyandu, dan masyarakat, diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi motor penggerak peningkatan kesehatan di Desa-desa terpencil. (TB)

Baca Juga:  Insentif Dipersoalkan, Dokter Spesialis di Buol Minta Disetarakan dengan Residen

Share :

Baca Juga

Kesehatan

CKG di SMA 1 Paleleh, Upaya Puskesmas Paleleh Perhatikan Kesehatan Siswa

Buol

Hak Dokter Terus Dituntut, Pasien Jangan Dijadikan Korban Tawar-Menawar

Jabodetabek

Pelatihan Frozen Food di Jakarta Timur Diikuti 100 Warga

Buol

Mogok Pelayanan Poli, Enam Dokter ASN RSUD Mokoyurli Buol Disorot Soal Etika dan Disiplin Profesi

Kesehatan

Miris !!! Plafon Ruang Inap Pasien Melati RSUD Buol Ambruk menimpa pasien

Jabodetabek

Pekan Imunisasi Dunia 2026 Digelar di Kebon Jeruk, Sasar Puluhan Siswa Sekolah Dasar

Kesehatan

Posyandu 6 SPM, Membangun Kesehatan Masyarakat dari Desa

Buol

Masuk Sadar, Pulang Tak Bernyawa: Dua Hari yang Mengubah Nasib Israfil