Breaking News

Home / Sulteng

Senin, 17 November 2025 - 12:41 WIB

Asisten Pemerintahan Dan Kesra Tolitoli Buka Kegiatan FGD

Tolitoli,Tinombala.com//  Tim Ekspedisi Patriot Kementrian  Transmigrasi Basidondo telah sukses menyelenggarakan acara Forum Group Discussion (FGD), Bertempat di aula kediaman Bupati kelurahan Tuweley, kabupaten Tolitoli, beberapa waktu lalu.

Acara tersebut mengangkat tema “Pengembangan Kawasan Transmigrasi Basidondo yang Berkelanjutan Berbasis Evaluasi Infrastruktur Dasar dan Desain Komoditas Unggulan” dan dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Mohamad Dzikron, S.H., M.Si. yang dihadiri oleh 70 peserta,ini digelar bertujuan memetakan isu dan merumuskan solusi strategis bagi pengembangan wilayah transmigrasi Basidondo dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk jajaran seluruh dinas di Kabupaten Tolitoli, perwakilan akademisi setempat, serta Badan Penyuluh Pertanian (BPP) dari tiga kecamatan yaitu  kecamatan Basidondo, Lampasio, dan Ogodeide.

Pada sesi pertama diisi oleh pemateri, Bapak Dr. Syarifuddin Ende, S.P., M.P., yang merupakan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Tolitoli.

Dalam sesi tersebut Dr. Syarifuddin Ende, S.P., M.P., memberikan pandangan strategis pada relevan untuk mendorong sektor pertanian dan pembangunan daerah Tolitoli terkait rantai pasok dari hulu dan hilir hasil pertanian.

Selanjutnya pada sesi kedua penyampaian pemaparan laporan akhir dari dua tim ekspedisi yang dimana Tim 1 berfokus pada evaluasi rekomendasi sarana, prasarana, dan infrastruktur serta  tata ruang. Sedangkan Tim 2 berfokus pada identifikasi komoditas unggulan spesifik di kawasan transmigrasi Basidondo.

Hasil FGD Infrastruktur dan Batas Wilayah Tim 1 meringkas beberapa hasil FGD yang penting terkait pembangunan infrastruktur dan tata ruang diantaranya Pengelolaan Lingkungan.

1 Pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan mempertimbangkan jarak aman dari permukiman untuk menjamin keberlanjutan lingkungan.

2. Konektivitas: Perlunya pembangunan jalan dan jembatan untuk menciptakan sistem konektivitas terpadu lintas sektor

3. Tapal Batas: permasalahan krusial terkait tapal batas antara Kecamatan Lampasio dan Ogodeide, serta antara Desa Kamalu dan Pagaitan.

Baca Juga:  Bupati Donggala Tegaskan ASN Pelayan Rakyat, Bukan Kontraktor Hanya Datang Untuk Meningkatkan Pendapatan Pribadi

Sedangkan untuk Hasil TIM 2 lebih di fokuskan pada Komoditas Unggulan yang menyoroti masalah fundamental dalam sektor pertanian dan perkebunan diantaranya.

1 Produktivitas Kakao Rendah: Produktivitas kakao Tolitoli masih sangat rendah, hanya

sekitar 700 kg per hektar, jauh dari standar ideal 2 ton per hektar.

2 Hama dan Peremajaan: Sekitar 50% tanaman rusak akibat hama penyakit. Upaya peremajaan terhambat karena keterbatasan dana.

3 Hilirisasi dan Harga Jual: Masalah harga jual komoditas, dan kurangnya minat petani pada pengolahan nilai tambah seperti fermentasi kakao atau produksi VCO dari kelapa.

4 Pelatihan dan Subsidi: Kurangnya pelatihan untuk menunjang hasil panen dan isu pupuk”non-subsidi pada komoditas tertentu.

5 Kebutuhan Alat: Masih tingginya permintaan untuk pengadaan alat pengolahan.

6 Disparitas Pembangunan: Pemasaran hasil pertanian yang kurang maksimal dikarenakan Infrastruktur belum memadai.

Diakhir harapannya berita acara hasil FGD yang sudah ditandatangani oleh perwakilan pemerintah, perwakila akademisi, perwakilan masyarakat dan perwakilan Tim Ekspedisi Patriot dapat menjadi landasan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Tolitoli dalam merumuskan kebijakan yang lebih terarah dan berdampak dalam upaya pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan.(Aco)

Share :

Baca Juga

Palu

Bukan Hanya Bangunan Rusak, Gempa M 6,7 Juga Putuskan Akses Vital di Sulteng

Buol

Wakapolres Buol Hadiri Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Buol

PWI Peduli Menyasar Warga Miskin Ekstrem Buol

Buol

Wakil Bupati Buol Tekankan Evaluasi Kinerja dalam Peringatan HKN ke-61

Palu

Diduga Serobot Lahan Hibah Asrama Buol di Palu, Pemkab Tolitoli Ditantang Buka Dasar Kepemilikan

Parimo

Mafia WiFi Ilegal Kuasai Parigi Moutong, Bisnis Puluhan Juta Sebulan Diduga Beroperasi Tanpa Tersentuh Hukum

Parimo

MTs Al-Huda Malino Genjot Latihan Porseni, Sisipkan Harapan untuk Perhatian Guru Honorer

Sigi Sulteng

Golkar Sigi Gelar Muscam di Pipikoro, Target Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029
error: Konten ini dilindungi hak cipta!