Breaking News

Home / Sigi Sulteng / Sulteng

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:22 WIB

Golkar Sigi Gelar Muscam di Pipikoro, Target Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

Foto Istimewa Hatta TB

Foto Istimewa Hatta TB

TINOMBALA.COM, Sigi Sulawesi Tengah — Dewan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) IV di Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Kamis, 21/06/2026. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi internal partai sekaligus pemilihan kepengurusan baru tingkat kecamatan untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Ketua Partai Golkar Kabupaten Sigi, Mohammad Rijal Intjenae, S.Sos, M.Si, membuka langsung kegiatan yang berlangsung di Desa Peana. Dalam sambutannya, ia mengatakan Muscam merupakan agenda organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Muscam adalah salah satu tugas pokok partai untuk melakukan konsolidasi dan memilih kembali pimpinan partai tingkat kecamatan sesuai aturan organisasi yang dilaksanakan lima tahun sekali,” kata Rijal.

Ia menegaskan konsolidasi partai perlu dilakukan hingga tingkat desa guna memperkuat struktur organisasi menjelang kontestasi politik mendatang. Menurut dia, penguatan kepengurusan menjadi langkah penting untuk menjaga basis suara Partai Golkar di Kecamatan Pipikoro.

Rija juga menekankan pentingnya keterwakilan perempuan dalam susunan kepengurusan baru. Ia meminta struktur partai di tingkat desa dan kecamatan mengakomodasi sedikitnya 30 persen perempuan sesuai ketentuan partai.

Baca Juga:  Sinkronisasi Data hingga Disiplin ASN, Buol Ikut Mengunci Arah Pembangunan Sulteng

“Kita harus bekerja sama mulai dari tingkat desa sampai kecamatan untuk memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Secara terpisah, Ketua DPRD Sigi yang juga pengurus Partai Golkar, Minhar Tjeho S. Ag, M.H dan Smart SPd .

menyambut positif terbentuknya kepengurusan baru melalui Muscam tersebut. Ia berharap penyegaran organisasi dapat memperkuat soliditas partai di daerah.

“Pergantian kepengurusan ini memang sesuai aturan partai yang dilakukan setiap lima tahun. Kami berharap kolaborasi pengurus baru membawa Golkar semakin maju,” kata Minhar.

Sementara itu, Koordinator Wilayah III Partai Golkar yang juga anggota DPRD, Smart, menilai proses pemilihan pengurus kecamatan berlangsung demokratis karena dipilih langsung oleh pengurus desa Partai Golkar.

Menurut Smart, mekanisme tersebut menunjukkan upaya partai menjaga keterlibatan kader di tingkat bawah dalam proses organisasi.

“Harapannya Partai Golkar semakin besar, tingkat kepercayaan masyarakat makin baik, dan partai tetap solid,” ujarnya. (Hatta)

Share :

Baca Juga

Buol

Kisah Kantor Desa yang Baru Hidup Setelah Sidak

Palu

Gubernur Sulteng Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Ketua Lembaga Adat Kota Palu

Sulteng

Polres Morowali Terima Hiba Dua Unit Kenderaan Dinas Dari Perusahaan Nikel

Buol

Evaluasi Refleksi dan Penguatan Kemitraan Media

Daerah

Kasat Reskrim Polres Kota Palu Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Buol

Perkelahian Berdarah di Buol, Seorang Warga Tewas Ditusuk

Buol

Dugaan Skandal di RSUD Buol , Dokter Tarik Resep Obat Tanpa Penjelasan 

Buol

Bupati Buol Luncurkan PAUD Challenge, Wujudkan Generasi Emas Kabupaten Buol