TINOMBALA.COM, Sigi Sulawesi Tengah — Dewan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) IV di Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Kamis, 21/06/2026. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi internal partai sekaligus pemilihan kepengurusan baru tingkat kecamatan untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Ketua Partai Golkar Kabupaten Sigi, Mohammad Rijal Intjenae, S.Sos, M.Si, membuka langsung kegiatan yang berlangsung di Desa Peana. Dalam sambutannya, ia mengatakan Muscam merupakan agenda organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Muscam adalah salah satu tugas pokok partai untuk melakukan konsolidasi dan memilih kembali pimpinan partai tingkat kecamatan sesuai aturan organisasi yang dilaksanakan lima tahun sekali,” kata Rijal.
Ia menegaskan konsolidasi partai perlu dilakukan hingga tingkat desa guna memperkuat struktur organisasi menjelang kontestasi politik mendatang. Menurut dia, penguatan kepengurusan menjadi langkah penting untuk menjaga basis suara Partai Golkar di Kecamatan Pipikoro.
Rija juga menekankan pentingnya keterwakilan perempuan dalam susunan kepengurusan baru. Ia meminta struktur partai di tingkat desa dan kecamatan mengakomodasi sedikitnya 30 persen perempuan sesuai ketentuan partai.
“Kita harus bekerja sama mulai dari tingkat desa sampai kecamatan untuk memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2029,” ujarnya.
Secara terpisah, Ketua DPRD Sigi yang juga pengurus Partai Golkar, Minhar Tjeho S. Ag, M.H dan Smart SPd .
menyambut positif terbentuknya kepengurusan baru melalui Muscam tersebut. Ia berharap penyegaran organisasi dapat memperkuat soliditas partai di daerah.
“Pergantian kepengurusan ini memang sesuai aturan partai yang dilakukan setiap lima tahun. Kami berharap kolaborasi pengurus baru membawa Golkar semakin maju,” kata Minhar.
Sementara itu, Koordinator Wilayah III Partai Golkar yang juga anggota DPRD, Smart, menilai proses pemilihan pengurus kecamatan berlangsung demokratis karena dipilih langsung oleh pengurus desa Partai Golkar.
Menurut Smart, mekanisme tersebut menunjukkan upaya partai menjaga keterlibatan kader di tingkat bawah dalam proses organisasi.
“Harapannya Partai Golkar semakin besar, tingkat kepercayaan masyarakat makin baik, dan partai tetap solid,” ujarnya. (Hatta)







